“Saya benar-benar tidak khawatir atau prihatin kami akan menerima sejumlah tertentu para anggota itu di sini,” lanjutnya.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko (tengah). (Reuters)
Prigozhin dan para anggotanya melancarkan pemberontakan mereka pada 23 Juni sebagai tantangan terhadap kepemimpinan militer Rusia. Mereka merebut markas-markas militer di Roston-on-Don, kota di bagian selatan Rusia, sebelum bergerak ke arah Moskow.
(Rahman Asmardika)