BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Laut Hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 11 Juli 2023 09:28 WIB
ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia. Gelombang setinggi hingga 4 meter disebutkan berpotensi terjadi sampai 12 Juli 2023.

BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat dengan kecepatan angin berkisar 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 8 - 25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Banten - Jawa Barat, perairan Yos Sudarso bagian selatan, perairan selatan Merauke dan Laut Arafuru,” ungkap BMKG dalam keterangannya, Selasa (11/7/2023).

Kondisi ini, kata BMKG, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di Selat Malaka bagian utara, perairan timur Kep. Nias - Kep. Mentawai, Selat Karimata, perairan timur Lampung, perairan selatan Bangka - Belitung, Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur, perairan selatan Kalimantan, perairan Kota Baru, Laut Bali, Selat Makassar bagian selatan, perairan Wakatobi.

Kemudian di Teluk Tolo, perairan Kep. Banggai - Sula, perairan Ambon - P. Seram, Laut Seram bagian barat, perairan Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Maluku, perairan Kep. Sitaro - Bitung, perairan Kep. Sangihe - Talaud, perairan utara Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua, Laut Arafuru timur Kep. Aru.

Sementara itu, untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kep. Nias, perairan barat Kep. Mentawai, perairan barat P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, perairan selatan Jawa Barat - Jawa Tengah – Yogyakarta.

Selanjutnya di perairan selatan Jawa Timur - Bali - NTB, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa - Bali - NTB, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sumba, perairan Kupang - P. Rote, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Kupang, Laut Banda, perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar dan Laut Arafuru.

BMKG pun mengimbau diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” imbaunya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya