Ia pun menyayangkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan Projo dan mengaku sebagai Projo untuk mendukung bakal capres lain jelang Pemilu 2024. Padahal secara sikap di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) belum menentukan sikap menentukan pilihan ke bakal Capres siapa yang didukung.
BACA JUGA:
"Kalau ada anggota Projo berpindah haluan dari sini. Saya kira ini perlu dipertanyakan satu, kedua DPP Projo belum ngambil sikap, dan itu sangat tergantung dari perintah beliau (Pak Joko Widodo), dan beliau itu tidak akan memerintahkan, karena dia presiden nggak mungkin," jelasnya.
BACA JUGA:
"Jadi karena ambigu, karena ada dua kaki sudah nggak mungkin, sudah nggak benar bagi kami orang tua yang menasehati mereka - mereka, kalau memang ke sana ya ke sana kalau ke sini ya ke sini," tambahnya.
"Sebagai orang tua yang dituakan oleh Budi Arie, yang dituakan oleh teman-teman nggak benar sikap itu. Jangan ambigu, kalau ke sana ya ke sana, kalau ke sini ya ke sini," tegasnya.
(Fakhrizal Fakhri )