Dalam forum tersebut, anak-anak Indonesia didorong agar mengambil peran menyuarakan hak-haknya melalui berbagai kegiatan-kegiatan kepeloporan sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor), serta diikutsertakan dalam musyawarah perencanaan kpembangunan (Musrenbang) di berbagai tingkatan pemerintahan.
Kemudian pada Sabtu (22/7) digelar malam penganugerahan Kota Layak Anak di mana dalam gelaran tersebut, kota Semarang berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Utama.
Penghargaan tersebut telah dinantikan Kota Semarang setelah tiga tahun berturut-turut berada di kategori Nindya.
Mbak Ita pun berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dan berpartisipasi dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2023 di Kota Semarang.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, stakeholder semuanya sehingga bisa sukses dan terselenggaranya Hari Anak Nasional tahun 2023. Tadi juga saya menyampaikan, di 39 tahun lalu Hari Anak juga di kota Semarang, kegiatan ini bisa terselenggara lagi berkat support dari semua komponen masyarakat di kota Semarang, Provinsi maupun Pemerintah Pusat,” pungkasnya.
(Fitria Dwi Astuti )