JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan akibat bencana kekeringan di sejumlah distrik di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, tak terhambat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Yudo menegaskan, bantuan berupa sembako hingga makanan siap saji yang dikirim TNI dan Kemensos pada Senin (24/7/2023) sudah sampai di lokasi.
"Enggak ada gangguan KST, ada pasukan kita yang berjaga di sana, di bandara itu, dan bisa dikirim ke sana. Jadi isu tentang ada gangguan seperti itu tidak ada," kata Yudo saat ditemui di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2023).
Total bantuan seberat 12.515 kilogram itu dikirim menggunakan Pesawat Hercules TNI AU A-1327. Lalu, kata Yudo, pihaknya kembali mengirim bantuan pada hari ini.
"Bantuan kemanusiaan yang kemarin kita kirim dan hari ini tadi pagi kita kirim juga lagi tambahan di sana di Ilaga yang sekarang lagi musim dingin, kekeringan," katanya.
"Sehingga banyak tanaman yang mati sehingga berdampak pada kekurangan bahan makan di sana. Sehingga kemarin Mensos mengirim kami juga mengirim dan sudah sampai di sana," sambungnya.
Sebagai informasi, Yudo mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di Distrik Agandugume dan Lambewu, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Kapendam XVII/Cenderawasih mengatakan bantuan tersebut diterbangkan langsung dari Jakarta pada Senin (24/7/2023) menggunakan Pesawat C-130 Hercules A-1327 Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdana Kusuma.
"Adapun jenis bantuan dari Panglima TNI berupa 2 ton beras, 200 dus mie instan, 300 paket sembako dengan berat total 2,5 ton. Sementara Kementerian Sosial menyalurkan makanan siap saji, selimut dan pakaian," kata Kapendam XVII/Cenderawasih.
"Bantuan sosial tersebut untuk mengatasi bahaya kelaparan di wilayah Kabupaten Puncak ini dikirim secara estafet dan selanjutnya akan dikirim menuju Bandara Sinak, Puncak," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)