SITUBONDO - Kelompok sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Kiai Muda Jawa Timur menggelar pemeriksaan kesehatan gratis terhadap jamaah majelis taklim di Kabupaten Situbondo.
Mereka mengadakan cek kesehatan gratis bagi warga Desa Wringinanom, Jatibanteng, Situbondo di sela-sela kegiatan silaturahmi dan doa bersama untuk calon presiden, Ganjar Pranowo.
"Di Kabupaten Situbondo kami mengadakan cek kesehatan gratis untuk penduduk dan masyarakat. Kami fokuskan ke penyakit degeneratif, cek kolesterol asam urat dan darah tinggi," kata Koordinator Wilayah Kiai Muda Jawa Timur, Ali Baidlowi, Selasa (25/7/2023).
Gus Ali menjelaskan, penyakit degeneratif adalah jenis penyakit yang diakibatkan pola hidup tidak sehat sehingga memicu perubahan fungsi organ dalam tubuh.
Jenis penyakit yang termasuk penyakit degeneratif di antaranya diabetes, asam urat, dan hipertensi atau darah tinggi. Ali mengakui rata-rata pengidapnya adalah orang berusia lanjut, meskipun tak menutup kemungkinan menyerang kaum muda.
"Karena kolesterol, asam urat, darah tinggi hari ini hampir semua orang bisa terkena. Maka, kami pikir penting sekali untuk mereka apalagi yang 35-40 tahun ke atas diperlukan kemandirian untuk bisa mengecek kesehatan kita sendiri," ujarnya.
Pada kesempatan itu, para sukarelawan Kiai Muda Jawa Timur turut menyosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024-2029 kepada warga yang hadir di lokasi acara.
Para peserta kegiatan terlihat khusuk saat mengikuti doa bersama yang dipimpin tokoh kiai setempat guna kelancaran dan keberhasilan Bacapres Partai Perindo Ganjar dalam Pilpres 2024.
"Yang kedua, kita mengadakan sosialisasi dan doa bersama untuk Pak Ganjar semoga 2024 menjadi Presiden Republik Indonesia," tutur Gus Ali.
Setelah itu, para sukarelawan Ganjar memberikan bantuan berupa peralatan untuk cek kesehatan secara mandiri kepada pimpinan Majelis Taklim Hidayatul Mubtadi Ien Kabupaten Situbondo.
Gus Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melayani warga khususnya anggota majelis taklim sehingga mereka pun lebih tertarik mengikuti pengajian rutin di sana.
"Tadi kami serahkan bantuan alat kesehatan 3 in 1 (kolesterol, asam urat dan darah tinggi) lalu stetoskop juga (alat) cek tensi darah dan peralatan yang menunjang cek kesehatan mandiri," tuturnya.