5 Bajak Laut yang Terkenal Kejam Sepanjang Sejarah

Cahyo Yulianto, Jurnalis
Rabu 26 Juli 2023 08:35 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA- Sederet lima bajak laut yang terkenal kejam sepanjang sejarah menarik untuk diulas. Pasalnya, pada kurun waktu abad ke-17 hingga abad ke-18, bajak laut benar-benar eksis berlayar di lautan.

Para kelompok bajak laut sebagian besar berisikan pria dengan perawakan kekar dan kemampuan bertarung mumpuni. Meski begitu begitu, tidak jarang pula terdapat kru wanita dengan kemampuan yang tak kalah hebatnya.

Oleh sebab itu, bajak laut dikenal sebagai kelompok penjarah kapal yang mampu memaksa kapal jarahannya menyerah tanpa perlawanan.

Melansir dari Sky History, berikut adalah 5 bajak laut yang terkenal paling kejam sepanjang sejarah.

1. Ned Low

Salah satu bajak laut paling terkenal kejam adalah Edward 'Ned' Low. Singkat cerita, dalam waktu sekejap setelah menjadi bajak laut, Ned Low langsung terkenal dengan kebrutalannya. Beberapa kebrutalannya antara lain adalah pembantaian 53 awak kapal rampasan dan menyisakan satu orang untuk memakan hati kawannya sendiri.

Kemudian Low juga pernah memanggang seorang koki yang ditangkap hidup-hidup serta memotong telinga seorang kapten yang ia tangkap dan memaksa untuk memakannya.

Ned Low akhirnya ditangkap pada tahun 1724 oleh orang-orang dari Prancis. Orang-orang tersebut dikenal tak pandang bulu untuk menggantung para perampok yang ditangkap.

2. Black Bart

Welshman Bartholomew Roberts atau yang lebih dikenal dengan Black Bart adalah bajak laut aneh yang tidak menyukai alkohol, rokok, ataupun judi. Menariknya, dia sangat gemar dalam urusan membunuh dan merampok.

Roberts pernah menangkap sebuah kapal budak dan langsung membakarnya beserta 8 budak didalamnya.

Meski terkenal kejam dan haus akan darah, namun Black Bart terbilang sangat sukses. Dalam sejarah, dirinya telah menangkap lebih dari 400 kapal dengan total rampasan mencapai £50 juta - £6 miliar dalam bentuk uang hari ini.

Kiprah bajak laut Black Bart kemudian kemudian berakhir setelah tenggorokannya dicabut oleh grapeshot pada 10 Februari 1722. Momen itu terjadi pada pertempurannya dengan angkatan laut di lepas pantai Afrika Barat.

3. Maria Cobham

Maria Cobham adalah istri dari kapten bajak laut Eric Cobham. Maria dikenal sebagai seorang yang biadab terutama bila berhubungan dengan para tahanan.

Maria pernah membunuh seluruh awak kapal dengan meracuninya dengan besi. Dirinya juga kerap memasukkan tahanan ke dalam karung sebelum akhirnya dibuang ke laut. Pada kesempatan lain, dirinya pernah menusuk kapten kapal Lion yang berbasis di Liverpool.

Pada suatu hari, Maria pernah berlayar menaiki sebuah kapal pesiar. Namun disaat yang sama, dirinya membantai seluruh awak kapal dan kemudian menjual kapalnya ke Bordeaux.

Pada masa sebelum 1760, Maria tewas karena keracunan laudanum. Meski begitu, beberapa orang percaya bahwa kematian Maria didalangi oleh suaminya sendiri.

4. Blackbeard

Edward Teach atau yang lebih dikenal sebagai Blackbeard adalah bajak laut yang sangat keji. Nama Blackbeard yang ia miliki berasal dari janggut hitamnya yang tak tertata dan tumbuh hingga matanya.

Setiap bertempur dengan kapal lain, Blackbeard selalu membakar janggutnya agar terlihat menakutkan.

Blackbeard dikenal sangat licik sehingga mampu membuat seluruh tahanan tunduk padanya. Di sisi lain, dirinya juga sangat brutal terhadap krunya.

Dalam satu waktu, Blackbeard pernah menyerang wakil kaptennya hanya untuk bersenang-senang. Hingga dia menembak kaki sang wakil yang kemudian membuatnya lumpuh seumur hidup.

Selain itu, Blackbeard pernah mencampakkan 17 krunya di sebuah terpencil. Hampir dipastikan seluruh kru tersebut mati bilamana tidak diselamatkan oleh Kapten Bonnet.

Blackbeard mati karena hunusan pedang di tahun 1718. Kala itu, dirinya kalah dalam duel satu lawan satu menghadapi Letnan Robert Maynard dari angkatan laut kerajaan.

5. François l'Olonnais

Jean-David Nau atau yang lebih dikenal sebagai François l'Olonnais adalah bajak laut terkenal asal Prancis yang beroperasi di daerah Amerika Tengah dan Selatan.

Suatu hari di tahun 1667, l'Olonnais mulai menginterogasi dua tahanan Spanyol. Dimulai dengan tawanan pertama, l'Olonnais menghunus pedangnya dan secara pribadi memotong jantung pria itu. Dia kemudian mulai 'menggerogoti' organ seperti 'serigala rakus'.

Menurut sebuah catatan, tahanan kedua yang ketakutan kemudian memberi tahu semua yang ingin diketahui.

Metode penyiksaan lain yang dilakukan l'Olonnais adalah dengan memotong sedikit daging korban, memanggangnya hidup-hidup, atau mengikat tali sekuat tenaga hingga mata mereka keluar.

Bahkan l'Olonnais pernah membantai lebih dari 500 tentara Spanyol saat menjarah kota San Antonio de Gibraltar di Venezuela.

Pada akhirnya François l'Olonnais berjumpa dengan ajalnya dengan kejadian yang sangat keji. Dia dibantai secara brutal oleh penduduk asli Kuna di Teluk Darién, di Karibia selatan. Para penduduk kemudian memotongnya saat masih hidup, memasaknya, dan kemudian memakannya.

Itulah deretan 5 bajak laut yang terkenal kejam sepanjang sejarah.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya