JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, menanggapi isu banyaknya kiriman bunga kepada para pimpinan lembaganya yang tidak diketahui asal-usul pengirimnya. Firli menyampaikan, dirinya beserta jajarannya hanya mengetahui pengirim bunga tersebut dari toko bunga (florist).
"Jadi tidak ada pihak lain yang mengirim kecuali toko bunga. Tentu ini kita tidak tahu makna dari pada kiriman bunga itu," ujar Firli saat jumpa pers kasus korupsi Kabasarnas di gedung Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Senin (31/8/2023).
Firli menegaskan, makna kiriman karangan bunga bisa berbagai motif. Ia menyebutkan karangan bunga tersebut bisa ditujukan untuk duka cita atau ucapan selamat yang bermakna tanda cinta.
"Jadi kita tidak tahu, tapi yang pasti betul ada kiriman karangan bunga kepada pejabat pimpinan KPK termasuk juga dalam struktural KPK, itu kami tidak bisa bantah memang ada," tegas Firli.
Kendati siapa identitas para pengirim, Firli hanya bisa menyampaikan pihaknya akan menelusuri pelaku maupun motif dari kiriman karangan bungan tersebut. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo guna menelusuri pelaku beserta motifnya tersebut.
"Tapi hal ini sudah kami sampaikan kepada Kapolri, begitu kami mendapat berita ada kiriman bunga kami sampaikan kepada Kapolri. Karena itu adalah tanggung jawab kepada Kapolri untuk mengungkap siapa yang menyuruh mengirim bunga, darimana bunga itu dikirim, kapan dibuat, siapa pemesannya. Itu tugasnya Kapolri," jelas Firli.