Duduk Perkara Peristiwa Rengasdengklok? Momen Penting Kemerdekaan Indonesia

Nanda Aria, Jurnalis
Kamis 10 Agustus 2023 07:02 WIB
Soekarno - Hatta/Foto: istimewa
Share :

 

JAKARTA - Peristiwa Rengasdengklok menjadi momen penting dalam detik-detik kemerdekaan Indonesia. Regasdengklok, daerah kecil di Karawang, menjadi saksi bisu dari lahirnya sebuah bangsa bernama Indonesia.

Peristiwa Rengasdengklok sendiri sering disebut juga dengan peristiwa penculikan dan pengasingan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta. Mereka diasingkan sehari sebelum Kemerdekaan Indonesia. Tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1945.

 BACA JUGA:

Lantas, apa yang menjadi pe nyebab peristiwa Rengasdengklok? Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.

Penyebab peristiwa Rengasdengklok ini bermula dari keinginan Soekarno dan Moh. Hatta, bersama para tokoh golongan tua untuk menetapkan proklamasi berdasarkan rapat di Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

 BACA JUGA:

Hanya saja hal itu ditentang oleh golongan muda. Generasi yang muda ini menginginkan agar proklamasi ditetapkan secepatnya tanpa melewati sidang PPKI yang diasumsikan sebagai badan organisasi bentukan Jepang.

Selain itu, penculikan terhadap dua tokoh golongan tua tersebut dikomandoi oleh Shodanco Singgih. Di Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta kembali didesak oleh para pemuda untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Namun, Soekarno kukuh menolak.

Hingga akhirnya, terjadi kesepakatan bahwa kemerdekaan tidak akan ada campur tangan pihak Jepang, asalkan proklamasi dilaksanakan setelah Soekarno berada di Jakarta.

Lalu, peristiwa Rengasdengklok ini mempercepat terjadinya proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal itu juga tidak terlepas dari pertimbangan dan kebijakan golongan tua sehingga Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Selain itu, golongan muda berkeinginan agar Soekarno dan Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Lantaran, golongan muda khawatir apabila kemerdekaan yang sebenarnya merupakan hasil dari perjuangan bangsa Indonesia, seolah-olah menjadi pemberian dari Jepang.

Sebelumnya, diketahui bahwa golongan muda telah mengadakan perundingan di salah satu lembaga bakteriologi di Pegangsaan Timur Jakarta, tepatnya pada tanggal 15 Agustus.

 BACA JUGA:

Dalam pertemuan itu diputuskan supaya pelaksanaan kemerdekaan tanpa ada segala ikatan dan hubungan dengan perjanjian kemerdekaan dari Jepang. Akan tetapi, hasil keputusan yang telah disampaikan kepada Ir. Soekarno ditolak mentah-mentah, sebab ia merasa bertanggungjawab sebagai ketua PPKI.

Dan dari situlah terjadi peristiwa Rengasdengklok sebagai upaya desakan kepada Ir. Soekarno dan Moh. Hatta. Meski terjadi desakan dari golongan Muda, Ir. Soekarno dan Moh. Hatta tak gentar merubah pendirian. Pada akhirnya, tanggal 16 Agustus 1945 malam keduanya dijemput oleh Kunto dan Achmad Soebardjo.

Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Demikianlah penyebab peristiwa Rengasdengklok yang perlu diketahui sebagai bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia.

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya