JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah memberikan penjelasannya terkait pertemuan Bakal Calon Presiden (Bacapres) PDIP Ganjar Pranowo dengan keluarga mantan Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid.
"Loh, mengenai pertemuan Mas Ganjar dengan Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, yang didampingi juga oleh Mba Yenny itu kan pertemuan kultural yang memang Mas Ganjar juga akrab dengan keluarga Gus Dur," ujar Ahmad Basarah di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (14/8/2023) siang.
Basarah merespons terkait anggapan yang menyatakan pertemuan Ganjar dan ibu dari Yenny Wahid sekalian penjajakan Bacawapres PDIP.
"Mas Ganjar juga adalah tokoh yang mengagumi Gus Dur dan pemikiran-pemikirannya, dan dijadikan referensi dalam agenda-agenda kenegaraan," tuturnya.
"Saya kira itu peristiwa kultural yang sangat mungkin terjadi antara dua tokoh nasionalis religius seperti mas Ganjar Pranowo dengan tokoh penting di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) seperti ibu hajah Sinta Nuriyah Wahid, Abdurahman Wahid dan Yenny Wahid," kata Basarah.
Sementara terkait manuver relawan Jokowi, relawan Ganjar dan relawan Gibran yang bertemu dengan relawan Prabowo Subianto di Solo, Basarah meminta para relawan untuk memahami makna dari kata relawan.
"Relawan itu seperti namanya re-la-wan. Artinya kelompok-kelompok yang merelakan diri mengikhlaskan diri untuk menggabungkan dalam sebuah dukungan politik kepada calon presidennya," ucap Basarah.
Maka ketika relawan itu telah mendeklarasikan untuk mengikhlaskan mendukung Ganjar Pranowo, itulah yang disebut Basarah relawan sejati.
"Yang saya urus, yang saya koordinasikan, yang saya sinergikan perjuangannya adalah relawan-relawan yang memang ikhlas untuk mendukung pak ganjar, dan itu banyak sekali," kata Basarah.