JAKARTA- Sembilan wanita cantik yang bikin Soekarno luluh kembali membuat penasaran. Pasalnya, sebagian orang mungkin berpikir istri Bung Karno hanyalah Fatmawati.
Dari sembilan istri Bung Karno, salah satunya adalah wanita berdarah Jepang bernama Naoko. Dia menjadi istri kelima presiden pertama Republik Indonesia.
Mengutip berbagai sumber, Rabu(23/8/2023) inilah sembilan wanita cantik yang bikin Soekarno luluh.
1. Oetari Tjokroaminoto
Istri pertama Bung Karno bernama Oetari Tjokroaminoto. Dia merupakan putri dari pemimpin Sarekat Islam, HOS Tjokroaminoto.
Keduanya menikah di Surabaya pada 1921. Usia Soekarno kala itu masih 20 tahun dan Oetari 16 tahun. Setelah menikah, Soekarni tetap menjalani aktivitas politiknya.
Namun, pernikahan hanya bertahan tiga tahun saja. Mereka bercerai pada 1923.
2. Inggit Garnasih
Usai berpisah dengan Oetari, Soekarno kembali melabuhkan hati pada seorang wanita bernama Inggit Garnasih.
Soekarno bertemu Inggit saat sedang menuntut ilmu di Bandung. Kala itu, usia Soekarno 21 tahun, sedangkan Inggit berusia 33 tahun.
Inggit adalah sosok perempuan yang menemani Bung Karno selama masa sulit. Mereka menikah pada 1923.
Saking cintanya, Inggit rela mengikutinya berpindah-pindah kota. Namun, saat Soekarno menyatakan ingin menikahi Fatmawati, Inggit memilih bercerai.
3. Fatmawati
Pertemuan keduanya terjadi ketika Soekarno sedang dalam masa pembuangan di Bengkulu. Pernikahan terjadi ketika Soekarno masih berstatus suami Inggit.
Kala itu usia Soekarno 42 tahun, sedangkan Fatmawati 20 tahun. Setelah menikahi Fatmawati, Bung Karno menceraikan Inggit karena istrinya tak mau dimadu.
Fatmawati pun dikenal sebagai Ibu Negara. Pasangan ini dikaruniai lima anak, yakni Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri, dan Guruh Soekarnoputra.
Fatmawati juga dikenal sebagai perempuan yang menjahit bendera Merah Putih yang dikibarkan pertama kali pada hari proklamasi Indonesia, 17 Agustus 1945.
Saat masih berstatus suami Fatmawati, Soekarno kembali meminta izin untuk menikahi seorang perempuan bernama Hartini. Namun, keinginannya ditolak oleh Fatmawati.
Dia memilih bercerai dengan Soekarno usai 12 tahun pernikahan dan menemui Inggit untuk meminta maaf karena pernah merebut sang suami.
4. Hartini
Keduanya menikah pada 1953 di Istana Cipanas. Status Hartini kala itu adalah janda dengan 5 orang anak.
Dia pun menerima banyak kritikan lantaran masyarakat mengetahui Ibu Negara masih Fatmawati.
Meski begitu, Hartini terus mendampingi Soekarno dalam suka dan duka.
Lagi-lagi pernikahan Soekarno tidak berjalan mulus. Dari pernikahannya dengan Soekarno, Hartini dikaruniai dua orang anak, yakni Taufan Soekarnoputra dan Bayu Soekarnoputra.
Hartini tetap setia mendampingi sang suami hingga sang Proklamator menghembuskan napas terakhirnya. Dia rela setia meski mengetahui Bung Karno masih mendekati banyak perempuan lain.
5. Kartini Manopo
Kartini Manopo adalah istri ke-5 yang dinikahi Soekarno pada 1959. Bung Karno jatuh cinta padanya saat melihat lukisan wanita yang dilukis oleh Basuki Abdullah tersebut.
Kartini yang pernah menjadi pramugari Garuda Indonesia ini melahirkan satu putra hasil pernikahannya dengan orang nomor satu di Indonesia kala itu.
Pernikahan keduanya pun sempat dirahasiakan karena Kartini berasal dari keluarga terdidik dan terhormat.
6. Ratna Sari Dewi
Ratna Sari Dewi merupakan wanita asal Jepang yang dilahirkan di Tokyo 6 Februari 1940 dengan nama asli Naoko Nemoto. Ketika menikah dengan Sang Proklamator, Dewi tengah menginjak usia 19 tahun. Namun, menjelang redupnya pamor Sukarno, Dewi meninggalkan Indonesia dan hidup selama 10 tahun di Prancis. Pada 1983, Dewi kembali ke Indonesia.
7. Haryati
Haryati adalah seorang penari Istana Negara sekaligus Staf Sekretaris Negara Bidang Kesenian. Karena profesinya tersebut, Haryati berhasil memikat sang proklamator. Namun, pernikahan mereka hanya berlangsung dua tahun saja.
8. Yurike Sanger
Soekarno bertemu Yurike saat gadis tersebut masih berstatus sebagai pelajar SMA. Meski rentang usia yang jauh di antara keduanya, tapi tak menyurutkan niat Soekarno untuk meminang Yurike pada 1964.
Pernikahan mereka hanya berlangsung singkat karena kondisi Bung Karno yang semakin menurun. Mereka kemudian memutuskan bercerai baik-baik.
9. Heldy Djafar
Gadis kelahiran Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ini masih berusia 18 tahun ketika dinikahi Soekarno. Sementara Soekarno telah berusia 65 tahun.
Dia merupakan istri kesembilan. Pernikahan mereka hanya bertahan beberapa tahun. Heldy meminta cerai karena situasi Indonesia dan posisi politik Bung Karno semakin tidak menentu.
Itulah sembilan wanita cantik yang bikin Soekarno luluh. Mereka punya cerita yang berbeda, meski dengan cinta yang sama.
(Rani Hardjanti)