SEMARANG- Bakal Calon Presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo berkelakar dengan Pj Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana. Kelakar itu disampaikan Ganjar dalam acara Sertijab Gubernur Jateng di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (6/9/2023).
Awalnya, Ganjar menyinggung Nana yang bermalam di Wisma Perdamaian (Wisper). Menurutnya, bangunan itu megah dan berada di pusat kota.
"Dan kalau tengah malam, bapak ibu bisa main di Lawang Sewu. Hahaha. Saya sengaja tidak di sana, karena saya pernah tinggal. Saya ngga main ke sana, (tetapi hantu) yang dari Lawang Sewu main ke Wisper, Pak," kata Ganjar dalam sambutan dan disambut gelak tawa peserta.
Ganjar pun meminta izin kepada Nana untuk menitipkan sejumlah barang pribadinya di rumah dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, kata Ganjar, sejumlah barang pribadinya akan diangkut.
"Saya minta izin, mungkin dalam 2-3 hari ini rumah yang di Jalan Boediono masih saya titipi barang saya, Pak. Barang saya itu, saya hitung kemarin sendal jepit saya ada 3 pasang belum saya bawa Pak. Mohon maaf," ucap Ganjar.
"Terus kemudian kemarin ada beberapa kotak baju, seragam. Ini penting, Korpri, Jateng Gayeng. Wah itu menjadi sejarah. Masih saya titipi Pak, masih afa 4 baju saya yang belum ambil di sana," lanjutnya.
Lebih lanjut, Ganjar menambahkan, Puri Gedeh merupakan tempat yang nyaman. Oleh karena itu dia menganjurkan pada istri Nana, Shinta Nana Sudjana tak perlu takut tinggal di bangunan peninggalan Belanda itu.
"Rumah itu enak Bu, rumahnya sejuk, nyaman. Enggak usah takut, rumahnya nyaman Bu. Itu dibuat tahun 1925. Ini mau menakut-nakuti, Pak. Jenderal ditakut-takuti engga takut. Pak Nana enggak takut e," ucap Ganjar disambut gelak tawa peserta.
"Cuma kalau kita Pak, di rumah Belanda itu kalau ada penampakan itu noni-noni. Enggak menakutkan, Pak. Kalau rumah kita, saya bangun di desa, yang datang bukan noni-noni Pak, sundel bolong, pocongan. Itu semuanya mengerikan," tutup Ganjar.
(Fahmi Firdaus )