Perang Rusia-Ukraina, Ibu Negara Turki Tekankan Beban Mental Bagi para Korban

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 08 September 2023 14:01 WIB
Ibu Negara Turki Ermine Erdogan. (Foto: Instagram)
Share :

KYIV – Ibu Negara Turki Emine Erdogan menekankan tentang beban kesehatan mental sebagai dampak dari perang Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan dalam sebuah pesan video pada KTT Ke-3 Ketiga Ibu dan Bapak Negara yang digelar di Kyiv, Ukraina pada Rabu, (6/9/2023).

Dalam pesan videonya, Ermine menekankan dampak besar dari fenomena di luar kendali seseorang, seperti perang dan bencana alam, terhadap kesejahteraan mental masyarakat. Dia menyoroti luka abadi yang tertinggal dalam jiwa manusia akibat pengalaman traumatis ini.

Ermine juga menarik perhatian pada konsekuensi perang terhadap kesehatan mental yang sering diabaikan dan dampaknya terhadap masyarakat yang lebih luas.

"Meskipun korban sipil dalam perang abad ke-21 telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, ini hanyalah puncak gunung es. Dampak perang terhadap kesehatan mental dan dimensi sosial sering kali diabaikan. Peristiwa seperti perang dan bencana alam, yang terjadi berada di luar kendali individu dan membawa konsekuensi traumatis, meninggalkan bekas yang tak terhapuskan pada jiwa manusia," ujarnya sebagaimana dilansir Daily Sabah.

Dia menggarisbawahi bahwa mayoritas penduduk Ukraina secara langsung menghadapi dampak buruk dari pendudukan Krimea pada 2014 dan Perang Rusia-Ukraina, yang meletus pada Februari tahun lalu.

“Lebih dari 8 juta warga Ukraina terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di berbagai negara. Meskipun lebih dari 5 juta warga Ukraina telah kembali, keluarga mereka terpecah belah, sehingga menimbulkan tragedi yang mendalam,” katanya.

Menurutnya, pengalaman-pengalaman ini telah menciptakan garis patahan mendalam yang akan terus bergema dari generasi ke generasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya