Pepe-peperi ri Makka berarti kobaran api di Makkah. Dari pengertian secara bahasa itu akhirnya didapat sebuah nilai bahwa masyarakat Bugis, Makassar khususnya, ikut memegang semangat dakwah sebagaimana yang dilakukan di Makkah.
Ayah satu anak itu bahkan telah dua kali “dibakar”. Pertama saat penobatan sebagai Daeng Manaba. Kedua, Ganjar Pranowo 'dibakar' saat dijadikan salah satu teladan bersama 9 gubernur lain dalam pembentukan desa antikorupsi.
Seperti diketahui bahwa pada 7 Juni 2022, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan 10 desa di Indonesia sebagai percontohan desa antikorupsi. Desa Banyu Biru, Kabupaten Semarang di Jawa Tengah salah satunya. Karena dianggap bisa mengelola sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan seluruh anggaran yang diterima.
Layaknya prosesi Pepe-peperi ri Makka, Ganjar mendapat kepercayaan dari KPK untuk terus berdakwah lakukan antikorupsi sampai ke desa-desa. Begitu pula 9 gubernur lain yang diundang ke sana.
(RIN)
(Rani Hardjanti)