Gerwani, Organisasi Perempuan yang Kerap Dikaitkan dengan PKI

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Senin 25 September 2023 06:19 WIB
Gerwani (Ist)
Share :

JAKARTA - Gerwani atau Gerakan Wanita Indonesia pada masanya merupakan gerakan perempuan yang erat kaitannya dengan PKI .

Keberadaan Gerwani tidak lepas dari pola tiga ideologi, yaitu feminisme, sosialisme, dan nasionalisme.

Cikal bakal terbentuknya gerakan wanita ini dimulai dari terbentuknya Gerwis (Gerakan Wanita Sedar).

Gerwis berdiri pada 4 Juni 1950 di Semarang. Gerwis merupakan koalisi dari 6 organisasi perempuan, yaitu Persatuan Wanita Sedar dari Surabaya, Istri Sedar dari Bandung, Gerakan wanita Indonesia (Gerwindo) dari Kediri, Wanita Madura, dan Perjuangan Putri Republik Indonesia dari Pasuruan.

Gerwis memiliki tujuan bersama bagi kemerdekaan nasional dan berakhirnya praktik feodal. Semangat komunisme menjadi basis perjuangan dalam membangun gerakan perempuan.

Meskipun tidak semua anggota mempunyai pemahaman tentang komunisme, tak jarang dari mereka didukung oleh para suami yang mempunyai keanggotaan di PKI.

Dilansir dari adoc.pub, pada kongres pertamanya Desember 1951, Gerwis mengalami masa sulit. Banyak utusan yang dipenjara buntut pemberontakan PKI di Madiun pada 1948.

Seluruh aktivis perempuan yang bernaung dalam PKI juga ditangkap. Dalam kongres inilah Gerwis mengubah namanya menjadi Gerwani. Hak perempuan dan perlindungan anak menjadi tema utama pada kongres ini.

Kemudian pergantian dari Orde Lama menjadi Orde Baru membuat gerakan perempuan mengalami penyusutan yang dimulai sejak tahun 1970.

Sampai pada saat kekuasaan Soeharto, Gerwani masih dianggap sebagai gerakan perempuan yang kejam dan bertanggung jawab atas terbunuhnya tujuh jenderal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya