PRESIDEN Kedua RI, Soeharto, memiliki julukan The Smiling General. Julukan ini disematkan lantaran ia kerap tersenyum dan menunjukkan keramahannya di hadapan pers dan berbagai acara kenegaraan.
Merangkum arsip pemberitaan Okezone, Kamis (19/10/2023), pria kelahiran 8 Juni 1921 ini membuat terkesan dengan kebiasannya yang sering tersenyum lebar. Hal ini sebagaimana diungkapkan Menteri Kehakiman di masa pemerintahan tersebut, Ismail Saleh.
Soeharto pun tetap tersenyum meskipun dihadapkan dengan para pengkritiknya. Hal ini merupakan sebuah kepribadian dan kemampuan diplomatik yang luar biasa. Dengan kesabaran dan ketenangannya, ia mampu menjaga situasi yang penuh tekanan, bahkan pernah menjadi simbol stabilitas dalam politik Indonesia.
Selain itu, Soeharto dapat membangun hubungan yang positif baik dengan pemimpin dunia lainnya maupun dengan rakyat Indonesia dengan senyumannya yang khas di setiap kunjungannya. Berkatnya, citra Indonesia di mata dunia pun turut meningkat.
Namun, di balik sosoknya yang serius dan pendiam, terdapat riwayat rekam jejak di mana Soeharto melontarkan jokes saat acara peringatan Hari Anak Nasional pada 1994.
Dalam acara tersebut, Hamli, mengajukan pertanyaannya tentang alasan jumlah presiden di Indonesia yang hanya satu, terlepas dari luasnya Indonesia.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Soeharto menjawab dengan candaan bahwa seorang bapak yang di rumah pun hanya terdapat satu, bukan dua atau tiga, begitupun dengan bapak dari Hamli.
Jawaban itu pun mengundang gelak tawa dari para hadirin di Istana Negara.
(Erha Aprili Ramadhoni)