Waspada Nomor Whatsapp Catut Nama Wali Kota Bogor untuk Penipuan, Begini Modusnya

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Kamis 19 Oktober 2023 20:03 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Dok Okezone)
Share :

BOGOR - Nama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dicatut oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan dugaan tindak penipuan. Modusnya, melalui pesan Whatsapp dengan mengaku sebagai Bima meminta sumbangan pembangunan masjid.

Hal itu diunggah akun Instagram @takiskotabogor. Dalam postingannya, menampilkan foto nomor Whatssap yang mengaku sebagai Bima Arya.

Tampak nomor tersebut menggunakan foto profile Bima Arya untuk mengelabui para korbannya. Terlihat, nomor tersebut memintaa seseorang untuk mengirimkan foto masjid yang diduga sebagai modus untuk melancarkan aksi penipuan.

"Akun Whatsapp yang mengaku sebagai walikota bogor," tulis keterangan foto @takiskotabogor dikutip MNC Portal Indonesia, Kamis (19/10/2023).

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat menegaskan bahwa nomor yang tercantum dalam akun tersebut dipastikan bukan milik Bima Arya.

"Laporan dari warga masuk ke kami hari Ahad. Belum diketahui (siapa), kami me-warning (mengingatkan) masyarakat untuk berhati-hati. Khususnya panitia pembangunan masjid," kata Rahmat.

Kata dia, sebelumnya pada Juni 2023 juga sempat terjadi aksi penipuan serupa yang mencatut nama Wali Kota Bogor. Bahkan, sang penipu juga membuat bukti transfer palsu seolah-Wali Kota Bogor mengirim dana bantuan untuk masjid dari rekening pribadinya.

"Sebelumnya ada juga dengan mengirim bukti transfer palsu. Sekitar bulan Juni," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Abdul Manan Tampubolon mengatakan beberapa nama pejabat di lingkungan Pemkot Bogor yang lain juga sempat dicatut untuk modus penipuan. Mulai dari Wakil Wali Kota, hingga Sekretaris Daerah (Sekda).

"Memang bermacam-macam modusnya tapi paling sering ditemui itu permintaan sumbangan untuk pembangunan masjid atau kegiatan sosial. Jadi dua itu yang paling banyak," ujar Manan.

 BACA JUGA:

Beruntung, sejauh ini belum ada laporan korban yang terlanjur mengirim uang ke sang penipu. Lantaran sejauh ini warga yang menjadi sasaran penipu langsung mengkonfirmasi ke Pemkot Bogor.

"Jangan sampai tergiur, iming-imingi mendapatkan A, B, tapi harus membayar sejumlah tertentu. Harap masyarakat bisa berhati-hati," pintanya.

 BACA JUGA:

Menanggapi hal itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengaku akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu sosok dibalik nomor palsu tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya dan melakukan verifikasi ulang untuk menghindari menjadi korban penipuan.

"Kami siap menyelidiki hal tersebut, kami akan profiling pelakunya. Kemudian, kepada masyarakat untuk cek and ricek ketika ada suatu hal berita, ataupun fenomena agar tidak mudah percaya, harus dilakukan cek and ricek kebenarannya," tutur Bismo.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya