Jejak Mahfud MD Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo yang Tegas dengan Kasus Korupsi

Royandi Hutasoit, Jurnalis
Jum'at 20 Oktober 2023 13:04 WIB
Pasangan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (Foto: MPI)
Share :

Pada masa Presiden Jokowi, Mahfud MD kembali menduduki jabatan menteri. Ia diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019 hingga 2024.

Jejak sebelum menjabat Menko Polhukam, Mahfud MD sangat aktif. Ia yang pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pada tahun 2008 hingga 2013 ini turut membantu mengungkap beberapa kasus besar di Indonesia. Misalnya kasus korupsi Asabri.

Pada awal tahun 2020, Mahfud menyebut terdapat penyimpangan keuangan negara sekitar Rp 16 triliun. Setelah mendapat informasi yang cukup, Mahfud berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mendalami kasus tersebut. Dan benar saja, dari hasil penyelidikan, Kejagung memprediksi kerugian negara akibat penyimpangan sebesar Rp23 triliun.

Terbaru, Mahfud mengungkap kasus Pengusutan dugaan korupsi emas yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan tersangka. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, penyidikan korupsi impor logam mulia ini merupakan bagian dari berita acara penyidikan terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan nilai total Rp 189 triliun.

Mahfud mengatakan, dalam kasus korupsi emas, salah satu objek penyidikannya adalah pintu masuk kantor bea cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Cawapres Ganjar ini terkenal dengan pengetahuannya yang luas di bidang hukum ketatanegaraan dan sejarah panjang di bidang pemerintahan. Tak heran jika ia akan cocok bersama Ganjar Pranowo, yang berpotensi memberikan kontribusi berharga bagi pembangunan negeri ini.

(Widi Agustian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya