JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Mohammad Mahfud MD memberikan pesan di saat peringatan Hari Pahlawan yang diperingati pada 10 November setiap tahunnya.
Dia meminta agar masyarakat dapat menirukan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemakmuran bangsa.
"Tirulah para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemakmuran rakyat," kata Mahfud usai upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 2023 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Jumat (10/11/2023).
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar dapat menjauhi perbuatan korupsi. Sebab, tindakan itu jelaslah mengorbankan harga diri dan memiskinkan rakyat.
"Hindari dan jauhi perbuatan para koruptor karena koruptor itu mengorbankan harga diri dan memiskinkan rakyat. Oleh sebab itu, jangan korupsi kasihan para pahlawan," tutur dia.
Sebelumnya, Jokowi menjadi inspektur upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 2023 di TMP Kalibata. Tampak terlihat ada Wapres Maruf Amin dan sejumlah menteri dari kabinet Indonesia maju mulai dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menko Polhukam Mahfud MD, Menaker Ida Fauziah, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menpan RB Abdullah Azwar Anas, Menteri PPPA Bintang Puspayoga.
Bertindak sebagai komandan upacara Kepala Dinas Operasi Lanud Halim P Kolonel Pnb Puguh Yulianto. Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada arwah pahlawan.
Kemudian, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh presiden Jokowi. Lalu Menag RI, Yaqut Cholil Qoumas memimpin pembacaan doa dalam upacara ziarah nasional di TMP kalibata pada pagi hari itu.
Usai pembacaan doa dilanjutkan dengan tabur bunga di sejumlah makam pahlawan. Setelah upacara Presiden Jokowi akan meresmikan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional 2023 di Istana Negara.
Terdapat enam tokoh yang akan mendapat gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Joko Widodo yaitu Ida Dewa Agung Jambe, Bali, Bataha Santiago, Sulawesi Utara, M Tabrani, Jawa Timur, Ratu Kalinyamat, Jawa Tengah, KH Abdul Chalim, Jawa Barat, KH Ahmad Hanafiah, Lampung.
(Arief Setyadi )