Ancaman Dunia Digital untuk Indonesia, dari Kejahatan Siber hingga Persaingan Geopolitik

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Selasa 14 November 2023 21:13 WIB
Share :

JAKARTA - Analis Utama Politik Keamanan LAB 45 Christian Guntur Lebang memaparkan temuan hasil riset LAB 45 bahwa transformasi digital Indonesia menempati posisi bawah hingga menengah dalam konteks global.

Dengan kata lain, posisi relatif Indonesia pada aspek transformasi digital di tingkat global belum cukup baik. Melansir empat pilar transformasi digital dari Kominfo, Christian Guntur Lebang memaparkan bahwa Indonesia masih memiliki sejumlah tantangan yang berkutat pada elemen infrastruktur digital, masyarakat digital, ekonomi digital, dan pemerintahan digital.

Hingga saat ini, berbagai regulasi dan kebijakan sektor digital telah diterbitkan untuk mengakomodasi berbagai tantangan tersebut. Akan tetapi, tumpang tindih kewenangan antarbirokrasi masih menjadi hal yang belum dapat dipisahkan.

Selain itu, isu persaingan geopolitik, ancaman siber, dan konsumsi energi yang cukup besar akan menjadi tantangan yang akan mengiringi transformasi digital di Indonesia.

Melalui kebijakan yang menyasar pada perbaikan infrastruktur digital, kualitas SDM, dan tata kelola digital, diharapkan mampu menjawab berbagai permasalahan percepatan transformasi digital di Indonesia.

Paparan itu diutarakan dalam Seminar “Menelusuri Langkah Akselerasi Transformasi Ekonomi Digital di Indonesia” yang digelar pada hari Senin (13/11/2023). Seminar ini merupakan kerja sama antara lembaga riset Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) dan Universitas Padjajaran (UNPAD).

Seminar dibuka oleh sambutan dari Dr. Wa Ode Zusnita Muizu (Kaprodi Manajemen FEB UNPAD) dan diikuti dengan Arie Pratama (Manajer Riset dan Kerja Sama, mewakili Dekan FEB UNPAD).

Sementara itu, Ekonom Senior dan Pendiri CORE Indonesia Dr. Hendri Saparini menekankan bahwa transformasi digital merupakan sesuatu yang penting, namun harus hati-hati dalam pelaksanannya.

Selain itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPAD Prof. Yudi Azis menyampaikan bahwa sejatinya Indonesia telah siap mengimplementasikan transformasi digital, terlihat dari terbitnya berbagai peraturan pemerintah sebagai basis legal.

Sebagai negara dengan potensi ekonomi yang besar, Indonesia memerlukan keberlanjutan kebijakan yang lebih spesifik mendorong digitalisasi sebagai basis pemerataan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas kehidupan sosial dan lingkungan.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya