"Ruang kampanye digital juga perlu dijaga dan diawasi agar gagasan, pesan konstruktif dan kreatifitas yang diutamakan, bukan konten-konten framing dan hoax," ujarnya.
Di sisi lain, kata dia, TPN Ganjar-Mahfud belum menggunakan dana kampanye di medsos tersebut. Prabu memastikan, pihaknya akan mengikuti aturan main yang telah dibuat KPU sebagai penyelenggara Pemilu.
"Penggunaan dana kampanye akan dilakukan setelah masa kampanye dimulai. Kami, TPN akan taat pada aturan-aturan yang berlaku dalam Pemilu. Semua bisa diakses secara transparan," pungkasnya.
(Arief Setyadi )