JAKARTA- Mungkin tidak banyak yang tahu mengenai asal usul Batavia yang disebut Kota Tahi oleh prajurit Mataram. Sementara jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, ibu kota Jakarta diberi nama sebagai Kota Batavia oleh para penjajah Belanda.
Peristiwa Hari Ini: JP Coen Taklukkan Jayakarta dan Dirikan Batavia
Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (23/11/2023), terdapat kumpulan catatan sejarah, bahwa nama Batavia diambil dari sebuah suku Germanik yang tinggal di tepi sungai Rhein pada zaman Kekaisaran Romawi.
Suku tersebut diketahui merupakan nenek moyang dari bangsa Belanda dan sebagian bangsa Jerman.
Selama masa keemasannya, Batavia memiliki berbagai macam julukan. Yang paling parah adalah julukan Kota Tahi yang disematkan oleh prajurit Mataram. Namun bila ditelisik berdasarkan asal usul Batavia hingga disebut Kota Tahi ternyata cukup menarik.
Bermula dari ambisi Sultan Agung, seorang raja di Kerajaan Mataram pada 1613-1645 yang ingin mengalahkan VOC. Mataram pun melancarkan serangan ke Batavia sebanyak dua kali, yakni pada 1628 dan 1929.
Kedua serangan tersebut sayangnya mengalami kekalahan. Menariknya, pada serangan pertama di bawah komando Tumenggung Bahureksa dan Ki Mandurareja, para prajurit Mataram mengalami kejadian luar biasa.
Para prajurit yang berjumlah puluhan ribu tersebut awalnya mencoba mendekati Fort Holland. Jan Pieterszoon Coen selaku Gubernur Jenderal VOC (1619-1623 dan 1627-1629) yang tidak pernah menganggap remeh prajurit Mataram pun memberikan kesaksian.
Dalam laporannya kepada Dewan Hindia tertulis pada 3 November 1628, Coen menjelaskan jika prajurit Mataram datang dengan membawa tangga serta alat pelatak untuk menghancurkan tembok-tembok.