JAKARTA - Calon Presiden Ganjar Pranowo menyampaikan kesiapannya untuk mempertimbangkan sejumlah tokoh perempuan paling berpengaruh dalam proses pembentukan kabinet, apabila terpilih sebagai Presiden pada tahun 2024.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ganjar saat menghadiri Dialog Terbuka Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta pada Kamis (23/11/2023).
Ganjar menegaskan, bahwa dalam seleksi anggota kabinetnya, kompetensi akan menjadi prioritas utama dengan tujuan membentuk kabinet yang terfokus pada keahlian masing-masing anggota atau zaken kabinet.
"Dalam membentuk kabinet, kami pasti akan mempertimbangkan tokoh perempuan, namun yang terutama adalah zaken kabinet, yaitu sejauh mana keahlian yang dimiliki oleh calon anggota kabinet," ujar Ganjar di Jakarta, pada Kamis (23/11/2023).
Ganjar memberikan contoh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Kabinet Indonesia Maju sebagai representasi perempuan yang ahli di bidangnya.
Peran perempuan diakui memiliki dampak penting tidak hanya dalam ranah politik, melainkan juga dalam sejarah peradaban manusia.
Dalam catatan sejarah dunia, sejumlah tokoh perempuan telah berperan besar dalam kemajuan ilmu pengetahuan, seperti sains, kedokteran, matematika, dan sastra.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa perempuan paling berpengaruh dalam perkembangan masyarakat bahkan beradaban selama ini. Berikut 10 Perempuan Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah:
1. Marie Curie (1867-1934)
Perempuan paling berpengaruh pertama adalah sosok Ilmuwan Polandia yang menemukan Polonium dan Radium serta menciptakan istilah radioaktivitas. Marie Curie menjadi wanita pertama yang meraih Hadiah Nobel untuk penelitiannya tentang "Fenomena Radiasi" pada tahun 1903.