Pada September 2021, setelah empat dari enam tahanan yang melarikan diri dari penjara Gilboa ditangkap kembali oleh pasukan Israel, Abu Ubaidah mengumumkan bahwa pertukaran tahanan dengan Israel tidak akan terjadi di masa depan tanpa membebaskan para tahanan tersebut, dengan mengatakan bahwa “jika para pahlawan Terowongan Kemerdekaan membebaskan diri mereka sendiri”.
Abu Ubaidah membuat beberapa pernyataan selama konflik Israel-Palestina pada 2021, menyatakan kemudahan menyerang kota-kota Israel dan menekankan kesiapan untuk merespons agresi Israel.
Setelah perjanjian gencatan senjata, ia mengklaim mampu mempermalukan Israel dan pasukannya dengan pertolongan Ilahi.
Saat perang yang berkecamuk sejak 7 Oktober lalu, Wionews melaporkan Abu Ubaidah muncul lagi dengan tampil di televisi pada Minggu (10/12/2023) dengan tetap menggunakan sorban yang menutupi wajahnya.
Pada kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa Israel tidak akan dapat memulihkan sandera kecuali mereka melakukan pembicaraan kesepakatan mengenai pertukaran masyarakat.
(Rahman Asmardika)