JAKARTA - Menyambut libur perayaan hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, pemudik mulai bersiap untuk pulang ke kampung halaman. Seperti terlihat di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, meski belum terlihat ramai sekali, namun sejumlah pemudik mulai memadati antrean bus antar kota dan provinsi.
Pengendali Terminal Bus antar Kota Kampung Rambutan, Jumali menyampaikan peningkatan penumpang mulai terjadi sejak akhir pekan kemarin, yakni Sabtu (16/12/2023) dan Minggu (17/12/2023). Peningkatan tersebut, lanjut Jumali, berkisar pada persentase kenaikan 30 persen.
"Untuk hari ini, khususnya Senin hari ini tanggal 18 Desember, tidak ada peningkatan sama sekali Namun demikian kemarin di hari Sabtu dan Minggu itu ada peningkatan sekitar 30 persen," ujar Jumali di Terminal Kampung Rambutan, Senin (18/12/2023).
Jumali menuturkan peningkatan penumpang yang hendak mudik guna merayakan natal dan tahun baru ini, mayoritas menuju Jawa Tengah dan Jawa Barat.
"Kalau Jawa Tengah, ke Wonosobo, Tegal dan Pekalongan. Kalau Jawa Barat ke Tasik Banjar Garut dan Sumedang," jelas Jumali.
Menurut Jumali, prediksi puncak kenaikan penumpang akan terjadi pada tiga hari sebelum libur natal atau Jumat pekan ini, lantaran banyaknya pelajar yang mulai libur sekolah.
"Karena mengingat hari Jumat itu sudah ada mulai libur sekolah, diprediksi akan ada peningkatan. Nah khusus tujuan Sumatera, peningkatan terjadi diprediksi sekitar nanti H-3, untuk tahun barunya mungkin ada peningkatan itu prediksi," jelas Jumali.
Seperti diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan kesiapan jalan tol dan jalan nasional pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Pak Bas mengatakan saat ini panjang jaringan jalan nasional di Indonesia adalah 47.603 km dengan kemantapan rata-rata mencapai 92,2%, sementara jalan tol yang sudah operasional sepanjang 2.816 km.
"Pembangunan jalan tol hingga akhir tahun 2023 ditargetkan sepanjang 357 km. Sampai November 2023 sepanjang 236 km sudah dioperasikan, selanjutnya sepanjang 121 km juga akan dapat dioperasikan fungsional pada saat Nataru," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/12/2023).
(Awaludin)