Sebelum dilakukan renovasi kondisi gereja tersebut kondisi atap berlubang dan saat kondisi hujan genting bocor dan membanjiri lantai gereja.
“Iya atap bocor dan kerap banjir lantainya,” pungkasnya.
Selain digunakan tempat beridabah umat kristiani, salah satu ruangan gereja digunakan untuk tempat belajar oleh anak anak desa setempat.
Mereka yang tergabung dalam Bromo Kids ini dengan semangat belajar tanpa memangang perbedaan agama, meski di desa tersebut terdapat pemeluk agama hindu, kristen dan muslim, namun dalam kehidupan sehari hari sangat rukun dan tanpa membeda bedakan satu sama lain.
(Awaludin)