Menurut Yenny, kedua Paslon Capres dan Cawapres nomor urut 3 sudah sangat menguasai secara substantif. Namun, ia mengaku ada masalah yang dihadapi dari tim pemenangan Ganjar-Mahfud, yakni terlalu substansial.
"Kita orangnya tulus, nggak mau main gimmick, kita mau ngasih ke masyarakat apa adanya, padahal masyarakat suka dengan gimmick," ucapnya.
Lebih lanjut, Yenny mengatakan kalau masyarakat Indonesia perhatian untuk mencerna suatu hal sangat sedikit, dan harus dibarengi dengan gimmick.
"Makanya itu, tim Ganjar-Mahfud harus bisa memasukkan antara substansi dan gimik, digabungkan, dikolaborasikan. 45 hari masih memungkinkan nggak? Sangat mungkin," pungkasnya.
(Arief Setyadi )