Gajah Mada mengemukakan bahwa penyatuan kembali Jawa dan Bali mungkin akan berjalan mulus karena rakyat Bali sendiri membenci raja mereka kini. Selain itu, sejumlah kerabatnya masih tinggal di pulau tersebut, ia mengusulkan agar ia bisa lama berkunjung ke sana, sembari menyusun rencana penyatuan awal Jawa - Bali. Gayatri pun menyambut baik usulan Gajah Mada tersebut.
Bali adalah prioritas utama mereka dan pengetahuan Gajah Mada tentang Bali tentunya akan bermanfaat. Dalam hal ini, mereka percaya bahwa Gajah Mada akan menggunakan pengetahuan setempat, taktik dan bujukan yang efektif demi mencapai tujuan.
Pembicaraan antara Gajah Mada dan Gayatri pun terus berdiskusi mengenai sumpah penyatuan nusantara saat menjabat Mahapatih Majapahit baru. Topik itu penting guna membahas masa depan Majapahit di bawah pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi yang notabene adalah anak dari Gayatri.
(Fakhrizal Fakhri )