Pedagang Buah di Pasar Kramat Jati Tewas Disiram Air Keras dan Dibacok, Motifnya Diduga Perselingkuhan

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Selasa 09 Januari 2024 13:23 WIB
Pedagang buah di Pasar Kramat Jati disiram air keras dan dibacok (Foto: Tangkapan layar media sosial/inews)
Share :

JAKARTA - Polisi telah menangkap DJ (28), pelaku penyiraman air keras dan pembacokan terhadap pedagang semangka di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban bernama Sutomo tewas akibat insiden itu.

“Updatenya pelaku sudah kita amankan dari polsek dan juga sedang kita interogasi kita mintai keterangan, apa motif sebenarnya,” ucap Kapolsek Kramat Jati Kompol Tuti Aini kepada wartawan, Selasa (9/1/2024).

Tuti menjelaskan, bedasarkan keterangan sementara dari pelaku, motif pembunuhan ini diduga adanya perselingkuhan. Namun untuk dugaan perselingkuhan lebih detail, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Untuk sementara yang kita peroleh, masih sebatas kesel karena ada perselingkuhan. Namun demikian, kami tetap akan mendalami lagi sebenarnya apa kejadian seperti apa, karena apa, karena ini termasuk hal yang nekat makanya masih kita dalami," sambungnya.

Dia menjelaskan, pelaku dan korban sebetulnya saling mengenal satu sama lain. Sebab keduanya sama-sama mencari nafkah di Pasar Induk Kramat Jati.

“Pelaku 28 tahun, korban 33 tahun. Kenal ya, kenal sama-sama di pasar induk,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, pedagang semangka bernama Sutomo tewas saat berjualan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 8 Januari 2024 sekitar pukul 01.00 WIB. Korban tewas diduga disiram air keras oleh para pelaku saat sedang melayani pembeli.

Detik-detik Sutomo saat diserang pelaku berinisial DJ tertangkap kamera CCTV. Pelaku tampak menghampiri korban dengan langsung menyiram cairan diduga air keras. Pelaku juga terlihat membacok korban menggunakan celurit dan kabur meninggalkan barang bukti yang masih bersarang di pundak korban.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya