Sekjen PDIP: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Miliki Koneksitas Historis Sangat Kuat

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis
Sabtu 13 Januari 2024 19:36 WIB
Share :

YOGYAKARTA - Perspektif historis dinilai sangat penting sebagai pijakan bagi PDI Perjuangan (PDIP) dalam setiap gerak langkah perjuangan, termasuk dalam kontestasi politik Pileg dan Pilpres 2024.

Begitu disampaikan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto saat Konsolidasi Organisasi Internal Partai Terkait Pemenangan Pileg dan Pilpres wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kantor DPD PDIP, Yogyakarta, Sabtu (13/1/2024).

"Karena sejarah adalah pijakan PDIP dalam melangkah ke depan," ucap Hasto.

Dalam agenda yang juga dihadiri Ketua DPD PDIP DIY, Nuryadi beserta jajaran pengurus DPD, DPC, Ketua dan Sekretaris PAC dan Ranting se-DIY itu, Hasto mengingatkan pesan Megawati Soekarnoputri agar setelah berhasil meluruskan tentang sejarah lahirnya Pancasila 1 Juni, maka diikuti dengan pelurusan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta.

"Maka pesan ibu Megawati setelah kita berhasil meluruskan sejarah terkait dengan Serangan Umum 1 Maret, dimana yang memiliki peran sangat penting bukanlah Pak Harto sebagaiman sejarah yang dibuat pada masa Orde Baru, tetapi ternyata desainer dari perjuangan Serang Umum 1 Maret itu adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang menjadi menteri pertahanan," tuturnya.

Menurutnya, dari situlah koneksitas historis akan terlihat, sehingga Serangan Umum 1 Maret tersebut ditetapkan sebagai Hari Kedaulatan Negara. Dimana yang berperan dalam pelurusan sejarah itu adalah Mahfud MD yang saat ini menjadi Cawapres 2024 yang berpasangan dengan Ganjar Pranowo.

"Pak Ganjar dan Pak Mahfud dengan demikkan memiliki peran yang penting dengan Jogja, karena itu Pilpres harus menang 70% untuk Paslon no 3," katanya.

Hasto menegaskan, bahwa Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki koneksitas historis yang sangat kuat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya