IRAN – Iran telah mengakui melakukan serangan rudal dan drone di Pakistan barat pada Selasa (16/1/2024).
Para pejabat di Islamabad mengatakan dua anak tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan di Balochistan.
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan operasi tersebut menargetkan kelompok militan Jaish al-Adli, yang digambarkan sebagai kelompok teroris Iran di Pakistan.
Akibatnya pemerintah Pakistan menarik duta besarnya untuk Iran dan menghalangi utusan Teheran untuk kembali.
Serangan di Balochistan terjadi setelah Iran menyerang sasaran di Irak dan Suriah awal pekan ini.
Islamabad mengatakan serangan itu ilegal dan memperingatkan konsekuensi serius.
Namun Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, saat berbicara di Davos, menegaskan bahwa tidak ada warga negara Pakistan yang menjadi sasaran, hanya anggota Jaish al-Adl.
“Kami hanya menargetkan teroris Iran di wilayah Pakistan,” kata Amir-Abdollahian, dikutip BBC.
Dia menambahkan bahwa dia telah berbicara dengan rekannya dari Pakistan dan meyakinkan bahwa pihaknya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Pakistan dan Irak.
Serangan udara terbaru ini terjadi di saat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dengan perang yang berkecamuk antara Israel dan kelompok Palestina Hamas di Gaza.