Mahfud MD Bakal Mundur dari Kabinet, Ganjar Bilang Soal Moral

Giffar Rivana, Jurnalis
Jum'at 26 Januari 2024 06:10 WIB
Ganjar-Mahfud (Foto: MPI)
Share :

Salah satunya adalah pembagian sebako beras yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, yang diklaim sebagai kebijakan Jokowi dan jika paslon 2 menang maka program tersebut akan diteruskan.

"Membohongi itu artinya tidak transparan dalam arti menyebut sumbernya dari mana? Mereka menggunakan fasilitas itu. Kalau sekadar menyalurkan, kan sebenarnya itu bisa disampaikan oleh tim yang ada di bawah, lurah, camat, tapi kan tidak. Semua turun berbondong-bondong, ramai-ramai membagi," tutur Ganjar.

Dia mengungkapkan, saat mendiskusikan potensi conflict of interest jika pejabat publik tidak mundur dari jabatannya meski terlibat kontestasi Pemilu, Ganjar dan Mahfud tiba pada kesimpulan bahwa siapa yang dapat menjaga moralitas pejabat terkait hal itu.

Itu sebabnya, ketika ditanya pendapat oleh wartawan, Ganjar secara tegas menyebut seharusnya pejabat publik mundur agar tidak bias dalam menggunakan fasilitas negara selama masa kampanye.

Dia juga menyebut hal itu berlaku bagi Mahfud MD, yang kemudian direspon dengan pernyataan resmi cawapres nomor urut 3 itu mengenai pengunduran diri dari jabatan Menko Polhukam.

"Siapa yang bisa menjaga moralitas pejabat pada kondisi ini? Ya, pejabat itu sendiri. Maka sebaiknya mundur. Ini juga berlaku kepada Pak Mahfud makanya saya dorong, nah Pak Mahfud meresponnya kemarin sore (Rabu, 24/1/2024)," ungkap Ganjar.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya