JAKARTA - Sandiaga Salahudin Uno merespons terkait berita pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jabatan Komisaris Utama Pertamina. Menurutnya, pengunduran diri Ahok ini memperkuat barisan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Alasannya, sikap Ahok sangatlah menaati segala aturan yang ada. Dirinya mengundurkan diri ketika ingin mendukung Ganjar dan Mahfud secara terang-terangan.
“Ada tambahan energi dari Pak Ahok yang sangat populer di DKI Jakarta juga ikut memperkuat barisan Ganjar Mahfud. Kita harapkan dengan Pak Ahok memberikan keteladanan dengan mundur dari jabatan Komut di pertamina, ini akan terus memperkuat semangat dari masyarakat yang mendukung Ganjar dan Mahfud,” tutur Sandiaga Uno saat ditemui dalam acara Bazar Sembako Murah PPP di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2024).
Tidak hanya dari Ahok, pengunduran diri Mahfud MD dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia juga meningkatkan elektabilitas paslon nomor urut 3 di DKI Jakarta.
“Di DKI Jakarta karena pemilihnya sangat mengikuti pemberitaan, terakhir ada peningkatan secara signifikan dari apresiasi masyarakat yang melihat bahwa Pak Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ingin menghindari benturan kepentingan, ingin menghadirkan pengabdian penuh pengorbanan,” ucap Sandiaga.
Dengan begitu, diharapkan jumlah suara untuk Ganjar dan Mahfud akan meningkat hingga 30 persen agar dapat melaju ke putaran kedua.
“Hal ini harapan masyarakat tersebut bisa meningkatkan total secara Nasional dibantun oleh Jakarta, peningkatan suara Ganjar Mahfud di atas 30% dan kami harapkan ini meloloskan Ganjar Mahfud ke putaran selanjutnya,” kata Sandiaga.
Tidak hanya itu, Sandiaga menyampaikan jika masih banyak warga yang ingat dengan kerja kerasnya kala menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Hal ini membuat peningkatan suara untuk PPP dan Ganjar-Mahfud.
“Saya dulu pernah bertugas di DKI, masih banyak warga yang masih teringat kerja keras waktu itu untuk menghadirkan kemajuan ekonomi rakyat. Nah ini yang kami harapkan bisa kami konversikan untuk suara PPP dan juga kemenangan Pak Ganjar dan Pak Mahfud, khususnya di Jakarta Pusat,” ucap Sandiaga.
“Sebagai Bapilu PPP, saya sampaikan sekarang (PPP) sudah di atas empat persen. Secara agregasi data internal kami menunjukkan tren yang membuat setiap minggunya,” imbuhnya.
(Angkasa Yudhistira)