JAKARTA - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan bercerita soal pembagian bantuan sosial (bansos) pada saat dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ia mengatakan bansos selalu dilabeli dengan kalimat bantuan dari pemerintah yang menggunakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Ketika kami bertugas di Jakarta, pemberian bansos kami beri label yang jelas bahwa bantuan ini didanai oleh APBD," ungkap Anies di JCC, Senayan, Jakarta usai debat kelima Pilpres 2024, Minggu (4/4/2024).
BACA JUGA:
Hal itu, kata Anies, dilakukan agar rakyat juga mengetahui bansos datang dari pajak rakyat yang diatur pemerintah. Bansos menurutnya merupakan bantuan bagi rakyat yang membutuhkan.
"Supaya yang menerima itu tahu bahwa bansos ini dari pajak yang diatur pemerintah," katanya.
Bansos menurutnya juga harus dibagikan tepat sasaran dan menggunakan mekanisme birokrasi yang benar. Oleh karenanya akurasi data penerima bansos menjadi bagian yang penting.
BACA JUGA:
Ia pun mencanangkan program bansos plus. Program bansos plus ialah bansos yang jumlahnya ditambah hingga pemberian pendampingan.
"Plusnya apa? Ditingkatkan nominalnya, jumlahnya, dipastikan penerimanya tepat dan ketiga diberikan pendampingan supaya mereka cepat naik kelas," tutupnya.
(Salman Mardira)