Ketua TPN Optimistis Rakyat Titipkan Indonesia di Pundak Ganjar-Mahfud

Raka Dwi Novianto, Jurnalis
Senin 05 Februari 2024 09:53 WIB
Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid (Foto: Felldy Utama)
Share :

Dia mengakui keputusannya mendukung Ganjar-Mafhud mungkin merupakan keputusan yang gila bagi sebagian orang. Ada yang menyampaikan bahwa Arsjad lebih baik tenang-tenang saja menjadi pengusaha.

"Ngapain? Udah enak-enak jadi pengusaha malah ikut proses politik. Mendingan cari aman dan sebagainya. But, I would be crazy if I did'nt do this," ungkap Arsjaf.

Dia menjelaskan, Indonesia harus menjadi negara maju sesuai visi besar indonesia emas pada 2045. Apalagi puncak bonus demografi Indonesia juga makin dekat, yaitu di tahun 2030.

"Kalau Enggak gercep, menangkap momentum, melakukan sesuatu, risikonya besar sekali. Kita bisa mundur jauh," ujar Arsjad.

Dia memutuskan untuk menerima kepercayaan menjadi Ketua TPN Ganjar-Mahfud karena tak ingin tinggal diam.

"Kalau pakai analogi main bola, saya nggak mau duduk di pinggir lapangan. Saya ingin berkontribusi secara langsung dan mendukung penuh Mas Ganjar dan Prof Mahfud sebagai Capres dan Cawapres di Pemilu 2024,” kata dia.

Arsjad kemudian menjelaskan memiliki 3 alasan yang membuatnya memilih mendukung pasangan Ganjar-Mahfud.

Pertama, Ganjar adalah sosok Presiden Rakyat. "Di mata saya, mas Ganjar itu sosok yang bisa dekat dengan rakyat. Sedangkan Prof Mahfud itu Pendekar Hukum. Sosok yang berintegritas, sosok pembela rakyat," kata Arsjad.

Dia mengungkapkan, kehidupan Ganjar-Mahfud hingga berada di posisi sekarang ini juga melalui proses panjang.

"Kehidupan mereka paling relate dengan kebanyakan rakyat Indonesia. Pemimpin yang lahir dari rakyat biasa, bukan dari elite. Mas Ganjar anak seorang polisi berpangkat rendah, lalu Prof Mahfud anak seorang pegawai kecamatan. Keduanya merintis karier dari nol hingga menjadi orang hebat seperti sekarang," ungkap Arsjad.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya