Feri Amsari Kritik Jokowi yang Larang Teriak Pemilu Curang : Kesannya Menyederhanakan Masalah

Nur Khabibi, Jurnalis
Minggu 18 Februari 2024 00:50 WIB
Konferensi pers Perkumpulan Jaga Pemilu (Foto: MPI/Nur Khabibi)
Share :

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari menyoroti pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang teriak-teriak adanya kecurangan dalam Pemilu 2024.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan sikap memihak Jokowi karena tidak menyatakan larangan kepada pihak yang sudah menyatakan kemenangan.

Padahal, belum terdapat hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu.

"Kita dilarang teriak-teriak curang tetapi yang lain boleh teriak-teriak sudah menang, itu masalah bagi saya, pidato lagi, di GBK lagi, yang konon kabarnya ada fasilitas-fasilitas negara di dalam," kata Feri dalam diskusi ‘Jaga Pemilu’ bersama lembaga-lembaga masyarakat sipil pemantau pemilu di Jakarta, Sabtu (17/2/2024).

 BACA JUGA:

"Bagi saya pernyataan-pernyataan Presiden itu menunjukkan tidak berimbangnya dalam berbagai hal," sambungnya.

Menurutnya, ucapan tersebut menunjukkan ketidaktahuan hak warga negara dalam perlindungan hak sipil dan politik dalam pemilu.

"Sehingga kemudian mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang kesannya menyederhanakan masalah," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Feri juga menyinggung soal pernyataan Jokowi terkait anaknya yang belum tertarik terjun ke politik.

 BACA JUGA:

Dalam pernyataan tersebut, Jokowi mengklaim anaknya masih fokus untuk berdagang.

"Jangan dilupakan Pak Presiden itu yang bilang bahwa anak saya tidak berminat dalam ruang politik, masih berdagang, ternyata dagang politik," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait adanya kecurangan saat perhitungan suara di TPS ataupun dalam memasukkan data hasil suara. Menurutnya, di TPS sudah ada saksi dan juga pihak Bawaslu dan aparat keamanan.

"Yang pertama, mengenai kecurangan, caleg itu ada saksi di TPS . Partai ada saksi di TPS, capres cawapres kandidat ada saksi di TPS. Di TPS ada Bawaslu. Aparat juga ada di sana, terbuka untuk diambil gambarnya," kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya