Seberapa Efektif Pengawasan Ganjil-Genap Pakai E-TLE saat Arus Mudik Lebaran ?

Riana Rizkia, Jurnalis
Sabtu 30 Maret 2024 08:10 WIB
Ilustrasi Etle (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap efektivitas pengawasan skema rekayasa lalu lintas (lalin) menggunakan Elektronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau kamera tilang elektronik, saat arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri mengatakan, dalam pelaksanaannya, E-TLE akan mengawasi rekayasa lalin selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024, terutama pada skema ganjil-genap nomor kendaraan.

Aan memerinci, para pengendara yang tidak mematuhi aturan, akan ditilang menggunakan E-TLE yang terdapat di Tol Cawang hingga tol arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Jadi (diawasi) di Cawang, kemudian gerbang tol arah Jabodetabek," kata Aan kepada wartawan dikutip Sabtu, (30/3/2024).

Pengawasan ganjil-genap menggunakan E-TLE menjadi penting, karena skema rekayasa lalin itu akan tetap diterapkan saat arus mudik dan balik, guna mengantisipasi penumpukan jumlah kendaraan.

"Tapi, yang ganjil-genap pasti dilakukan. Karena kalau tidak dibatasi itu, yang hari-hari biasa saja ya yang rekan-rekan lihat, jangankan mudik, mungkin kalau di DKI (Jakarta) kalau enggak dibatasin, kalau keluar semua aduh. (Maka itu) ganjil-genap ini tetap dilakukan," ucapnya.

Penerapan skema ganjil-genap, kata Aan, bukan merupakan opsi akhir saat melihat situasi di lapangan, namun akan diterapkan langsung atau permanen selama masa arus mudik dan balik lebaran 2024.

Aan menjelaskan skema ganjil-genap menjadi permanen karena volume, capacity, ratio (VCR) yang diukur menunjukkan kepadatan. Sehingga, contra flow dan one way tidak dapat mengatasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2024.

"Bukan, bukan (opsi akhir). Itu (awalnya) opsi akhir memang, setelah kita simulasi vc rasionya masih tinggi. Kita masukan gage turun menjadi 0,7 (vcr)," kata Aan.

"Stuck kalau kita tidak lakukan intervensi tadi mulai contra flow, pembatasan jalan dan gage," sambungnya.

Berikut jadwal lengkap penerapan Sistem Ganjil - Genap:

1. Arus Mudik

- Pada 5 hingga 7 April 2024 pukul 24.00 WIB dari KM 0 Jalan tol ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang;

- Pada 8 April 2024 pukul 08.00 WIB hingga 24.00 WIB dari KM 0 jalan jalan tol ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang.

- Pada 9 April 2024 sampai pukul 24.00 WIB dari KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta sampai dengan KM 414 ruas jalan toll Semarang Batang.

2. Arus balik

- Pada 12 April 2024 pukul 14.00 WIB hingga 24.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta.

- Pada 13 April 2024 pukul 08.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan toll ruas dalam kota Jakarta.

- Pada 14 April sampai dengan 16 April 2024 pukul 08.00 WIB dari KM 414 ruas jalan tol Semarang Batang sampai dengan KM 0 jalan tol ruas dalam kota Jakarta.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya