Mudik 2024, Waspadai Titik Rawan Kepadatan Lalin dan Bencana di Kabupaten Malang

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 04 April 2024 14:04 WIB
Situasi lalin di Malang pada arus mudik 2024 (Foto : MPI)
Share :

Di kawasan Pakis sendiri, ada beberapa titik kemacetan yang perlu diwaspadai mulai dari keluar Tol Pakis, Simpang Tiga Mustang, yang menuju ke Bandara Abdul Rahman Saleh, Simpang Empat Bunut Wetan, yang menjadi alternatif pengendara ke arah Singosari, dan Surabaya, serta sekitar Wisata Pemandian Wendit.

"Kami akan menempatkan petugas di sana, didukung water barrier, untuk pengaturan lalu lintas. Kemudian di Tumpang, kami buatkan pos pengamanan di Pasar Tumpang, untuk mengantisipasi kondusivitas Kamtibmas," paparnya.

Selanjutnya beralih ke zona tengah, antara Jalan Raya Kacuk Sukun - Kebonagung, yang menghubungkan antara Malang kota dan kabupaten. Di titik tersebut, terdapat Simpang Tiga Kebonagung yang sering menimbulkan kemacetan baik dari utara dan selatan. Selain itu, titik kemacetan di Simpang Tiga Bajuri dan Simpang Tiga Bendo, Pakisaji, hingga masuk ke Kota Kepanjen, juga menjadi perhatian.

"Di sini terdapat Pos Pengamanan Jalibar, di Pos Polisi Jalibar Kepanjen. Kami akan menempatkan petugas, pemasangan water barrier, dan rekayasa lalu lintas. Bila arus lalu lintas di Kebonagung mulai naik, kami akan koordinasi dengan Polresta Malang Kota untuk mengalihkan kendaraan dari Malang kota melalui jalan alternatif di Pasar Gadang, terus ke selatan menuju Kendalpayak, hingga masuk Kepanjen," jelasnya.

Kepadatan lalu lintas juga sering terjadi di Simpang Empat Talangagung, Kepanjen, yang akan mengarah ke Kabupaten Blitar, melalui Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Kepanjen - Ngajum. Nantinya petugas akan merekayasa lalu lintas tergantung volume kendaraan yang melintas.

"Kami juga tempatkan Pos Pengamanan di Slorok tepatnya di salah satu rumah warga di Jalan Raya Slorok, Kromengan. Kami juga mengantisipasi crossing kendaraan di beberapa persilangan jalan dan juga kami siapkan jalan alternatif bagi mereka yang dari Blitar menuju ke Kepanjen," terangnya.

Di zona tengah di kawasan Dampit dan sekitarnya, Polres Malang menempatkan satu pos pengamanan di Kantor Pos Dampit. Nantinya pos itu juga akan berkoordinasi dengan petugas di sepanjang Jalan Raya Dampit - Ampelgading, yang menuju Kabupaten Lumajang.

"Di zona selatan kami dirikan Pos Pengamanan Bantur di Simpang Empat Balekambang, Jalan Lingkar Selatan (JLS), karena kendaraan para pemudik ataupun para masyarakat ini prediksi akan berkunjung ke pantai di wilayah Malang selatan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menjelaskan, khusus di Jalan Raya Malang - Lumajang yang rawan terjadi bencana longsor, rekayasa lalu lintas sudah disiapkan. Di sini nanti jalan raya akan dialihkan dari Dampit untuk berbalik ke utara melintasi wilayah Pasuruan dan Probolinggo, bilamana terjadi longsor yang sampai menutup jalan raya.

"Skema pengalihan arus dan rekayasa kita lakukan jauh sebelum itu karnee itu jalan raya satu-satunya ke Lumajang. Maka mulai Dampit kita sudah arahkan pengguna jalan yang akan mengakses ke Jalur Ampelgading menuju Lumajang, kita putarbalikkan untuk bisa melambung mengambil jalur Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang," ucap Putu Kholis Aryana, menambahkan.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya