Banjir Bandang Terjang Agam Sumbar, BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Luka dan Jiwa

Agus Warsudi, Jurnalis
Sabtu 06 April 2024 13:09 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA – Hujan deras pada Jumat (5/4/2024), sekitar pukul 16.00 menyebabkan adanya banjir bandag di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan berdasarkan laporan, bencana itu tidak menimbulkan korban luka-luka dan jiwa.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim pencarian dan pertolongan melakukan pemantauan dan mengevakuasi warga.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, BNPB terus melakukan koordinasi dengan BPBD Agam dan Sumbar terkait dampak banjir bandang yang menerjang Kecamatan Canduang dan Sungai Pua. Sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi.

BPBD Kabupaten Agam telah berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan terkait dampak banjir bandang terhadap warganya.

Pemantauan sementara arus deras air menyasar akses jalan di Nagari Sungai Pua. Hingga kini belum ada laporan dampak lain, terhadap korban jiwa atau pun kerusakan bangunan.

Tiga hari sebelumnya, tepatnya Selasa (2/4/2024), wilayah Agam juga terdampak bencana hidrometeorologi basah berupa banjir. Namun genangan banjir yang menerjang Kecamatan Banuhampu dan Ampek Angkek telah surut.

Dua hari ke depan, wilayah Sumatra Barat masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi yang disertai petir dan angin kencang. Sedangkan beberapa wilayah di Kabupaten Agam, hujan ringan hingga petir masih berpotensi terjadi hingga lusa, Minggu (7/4).

"BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap siaga menyikapi potensi hujan tersebut. Mengantisipasi bahaya banjir keluarga dapat mempersiapkan rencana kesiapsiagaannya, seperti memantau potensi hujan di wilayah, melakukan evakuasi mandiri sejak dini dan mempersiapkan tas siaga bencana.

Apabila membutuhkan bantuan evakuasi, warga dapat menghubungi petugas berwenang.

Banjir Lahar Hujan

Sementara itu, banjir lahar hujan terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, pada Jumat (5/4/2024) pukul 16.30 WIB. Banjir ini membawa material vulkanik dari Gunung Marapi yang dikeluarkan pascaerupsi. Fenomena ini terjadi setelah hujan lebat kawasan hulu atau sekitaran puncak gunung sore tadi.

Pantauan sementara personel BPBD yang ada di lapangan menyebutkan gangguan akses jalan negara Bukittinggi-Padang. Fasilitas infrastruktur ini berada di wilayah Nagari Aia Angek, Kecamatan X Koto. Dampak kemacetan lalu lintas berlangsung pada akses jalan karena adanya kebijakan buka-tutup.

Banjir terjadi akibat debit air sungai dan drainase meluap. Di samping itu, banjir lahar hujan mengakibatkan kerusakan pada tanggul dan badan jalan.

Mengantisipasi dampak buruk, BPBD telah mengimbau masyarakat waspaa, khususnya mereka yang tinggal di sekitar sungai yang berhulu dari puncak gunung. Selain itu, instansi terkait membantu dengan pengerahan alat berat untuk membersihkan material dari ruas jalan.

Laporan BPBD kabupaten Tanah Datar menyebutkan wilayah desa atau nagari terdampak berada di Nagari Aia Angek, Sabu, Sungai Jambu, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya