Kisah Kelam Sniper Kopassus Letda Sanurip Habisi 11 Rekannya Secara Brutal

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Senin 15 April 2024 06:05 WIB
Ilustrasi Sniper/ist
Share :

JAKARTA - Perwira Kopassus Letda (Inf) Sanurip, membuat heboh karena membunuh semua rekannya dan warga sipil saat pembebasan 11 sandera dari Organisasi Papua Merdeka di Bandara Timika, Timika Papua pada 15 April 1996 silam.

Sanurip saat itu menembakkan senjata otomatis dengan menyasar orang-orang di dekat hangar pesawat yang dioperasikan tentara.

Sebanyak 16 orang tewas, yaitu 11 tentara dan 5 warga sipil. Tembakan membabi buta itu juga melukai 11 orang lain.

Sanurip merupakan anggota Kopassus TNI AD. Ketika peristiwa itu terjadi, yang punya spesialisasi penembak jitu alias snipper masih berusia sekitar 36 tahun. Tahun itu, Sanurip adalah pelatih tembak tempur.

Menurut Brigadir Jenderal Amir Syarifudin, Kepala Pusat Penerangan ABRI saat itu, peristiwa berawal ketika Sanurip terbangun dari tidurnya dan membuat suara berisik di dalam hanggar pesawat. Lalu ia ditegur rekannya, tetapi ia tidak terima dan langsung memberondong teman-temannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya