Sama Seperti Iklan Rokok, Sekjen PBB: Larang Iklan Bahan Bakar Fosil Bisa Selamatkan Dunia dari Perubahan Iklim

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 06 Juni 2024 08:50 WIB
Sekjen PBB mengatakan melarang iklan bahan bakar fosil bisa selamatkan dunia dari perubahan iklim (Foto: AP)
Share :

NEW YORK - Industri bahan bakar fosil dunia harus dilarang memasang iklan untuk membantu menyelamatkan dunia dari perubahan iklim.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres menyebut perusahaan batubara, minyak dan gas sebagai “bapak baptis kekacauan iklim” yang telah memutarbalikkan kebenaran dan menipu masyarakat selama beberapa dekade.

Dia mengatakan sama seperti iklan tembakau atau rokok yang dilarang karena ancaman terhadap kesehatan, hal yang sama juga berlaku pada bahan bakar fosil.

Ucapannya merupakan kecaman paling keras terhadap industri-industri yang bertanggung jawab atas sebagian besar pemanasan global. Hal ini terjadi ketika penelitian baru menunjukkan laju pemanasan meningkat dan rekor panas global terus menurun.

Data dari badan iklim Uni Eropa (UE) menegaskan bahwa setiap 12 bulan terakhir mencatat rekor suhu global baru sepanjang tahun. Tingginya suhu disebabkan oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia, meskipun sedikit pengaruhnya juga disebabkan oleh fenomena iklim El Niño.

Meskipun El Niño yang memudar akan segera mengakhiri rekor bulan-bulan yang memecahkan rekor tersebut, suhu akan terus meningkat dalam jangka panjang karena emisi gas yang menyebabkan pemanasan global dari aktivitas manusia.

Tahun lalu merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan pada Rabu (5/6/2024) bahwa rekor tersebut mungkin akan turun lagi pada tahun ini.

Guterres juga telah menyerukan tindakan politik yang lebih cepat terhadap perubahan iklim, dan tindakan keras terhadap industri bahan bakar fosil.

“Kita harus menghadapi secara langsung pihak-pihak di industri bahan bakar fosil yang telah menunjukkan semangat tanpa henti untuk menghambat kemajuan selama beberapa dekade,” terangnya, dikutip BBC.

Dia mengatakan banyak orang di industri minyak, gas, dan batu bara yang tanpa malu-malu melakukan tindakan ramah lingkungan” dengan melakukan lobi, tindakan hukum, dan kampanye iklan besar-besaran.

“Saya mendesak setiap negara untuk melarang iklan dari perusahaan bahan bakar fosil,” lanjutnya kepada audiensi di New York.

“Dan saya mendesak media berita dan perusahaan teknologi untuk berhenti menerima iklan bahan bakar fosil,” ujarnya.

Sebagai tanggapan, perwakilan kelompok bahan bakar fosil mengatakan mereka berkomitmen untuk mengurangi emisi mereka.

“Industri kami fokus untuk terus memproduksi energi yang terjangkau dan andal sambil mengatasi tantangan iklim, dan tuduhan apa pun yang bertentangan adalah salah,” kata Megan Bloomgren, Wakil Presiden Senior Komunikasi di American Petroleum Foundation.

Guterres telah lama mengkritik penggunaan bahan bakar fosil, dan kini menyerukan larangan global terhadap iklan yang dilakukan oleh produsen batu bara, minyak, dan gas.

Otoritas Standar Periklanan Inggris sebelumnya telah berjanji untuk menindak klaim lingkungan yang menyesatkan, sementara Uni Eropa (UE) baru-baru ini mengumumkan undang-undang baru untuk mengatasi masalah tersebut.

Seruan Guterres untuk melarang semua iklan bahan bakar fosil lebih jauh lagi, namun hal tersebut tidak memiliki landasan hukum, dan PBB tidak memiliki cara untuk menegakkan gagasan tersebut.

Namun, hal ini akan dilihat sebagai dorongan bagi para aktivis yang telah berjuang melawan sponsor dan iklan dari perusahaan batubara, minyak dan gas.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya