Dinasti Politik Baru Kala Mpu Sindok Berkuasa di Mataram Era Jawa Timur

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 10 Juni 2024 05:52 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
Share :

JAKARTA - Dinasti politik baru muncul kala Mpu Sindok naik tahta di Kerajaan Mataram. Saat itu Mpu Sindok naik tahta menggantikan Dyah Wawa, Raja Mataram sebelumnya yang mangkat usai peristiwa letusan dahsyat Gunung Merapi.

Naiknya Mpu Sindok mewariskan dinasti politik baru yakni Dinasti Isana. Wangsa Isana dijumpai dalam Prasasti Pucangan yang berangka tahun 1041 M atas nama Airlangga (raja Kahuripan yang mengaku sebagai keturunan Mpu Sindok). Prasasti ini yang melahirkan pendapat tentang munculnya dinasti baru sebagai kelanjutan Dinasti Sanjaya.

Cikal bakal Dinasti Isana ditempati oleh Mpu Sindok. la memiliki putri bernama Sri Isanatunggawijaya yang menikah dengan pangeran Bali bernama Sri Lokapala. Dari perkawinan tersebut melahirkan Makutawangsawardhana yang kemudian memiliki putri bernama Mahendradatta, yaitu ibu Airlangga.

"Sementara ayah Airlangga adalah Udayana Warmadewa (raja Bali). Dalam beberapa prasasti, nama Mahendradatta atau Gunapriya Dharmapatni disebut lebih dulu sebelum suaminya," demikian dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa".

Hal ini mengesankan bahwa kedudukan Mahendradatta lebih tinggi daripada Udayana. Mungkin saat itu Bali merupakan neger bawahan Jawa. Penaklukan Bali diperkirakan terjadi pada zaman pemerintahan Dyah Balitung (sekitar tahun 890-900 M).

Prasasti Pucangan juga menyebutkan seorang raja bernama Dharmawangsa Teguh, mertua sekaligus kerabat Airlangga. Para sejarawan cenderung sepakat bahwa Dharmawangsa Teguh merupakan putra Makutawangsawardhana.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya