Bicara perkawinan usia anak, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyampaikan komitmennya. “Kami akan terus menekan perkawinan dini, menekan kasus perceraian pada keluarga dan mengupayakan mental health bagi masyarakat,” katanya.
Nana Sudjana mengungkapkan, Jawa Tengah masih terus berjuang untuk meminimalisir kemiskinan ekstrem dan mengendalikan laju inflasi. Hal ini korelasinya sangat erat dengan upaya mewujudkan keluarga tenteram, mandiri dan bahagia.
“Berharap momen Harganas ini untuk meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting, menjadi motivasi untuk penguatan komitmen bersama dalam menurunkan stunting,” tuturnya.
● Penghargaaan Kepala Daerah
Kepala daerah peraih penghargaan dari BKKBN. (Foto: dok BKKBN)
Dalam puncak Harganas tahun ini beberapa kepala daerah mendapatkan penghargaan. Lima kepala daerah mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya melalui Keputusan Presiden RI Nomor 50/TK/Tahun 2024 pada 10 Juni 2024.
Lima kepala daerah tersebut, yaitu Bupati Lampung Selatan (Provinsi Lampung) Nanang Ermanto, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan (Provinsi Lampung) Winarni, Bupati Sumbawa Barat (Provinsi Nusa Tenggara Barat) Musyafirin, Wali Kota Makassar (Provinsi Sulawesi Selatan) Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Ketua STKIP PGRI Pacitan (Provinsi Jawa Timur) Mukodi.
Sementara penghargaan iBangga Award diberikan kepada lima kepala daerah. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) merupakan indeks pengukuran kualitas keluarga yang ditujukan melalui tiga dimensi yaitu dimensi ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga.
Para kepala daerah yang mendapatkan penghargan iBangga, di antaranya Pj. Walikota Jambi Sri Purwaningsih, Pj. Walikota Payakumbuh Supriyanto, Pj. Walikota Madiun Eddy Supriyanto, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto; Bupati Sumbawa Barat Musyafirin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Penghargaan Terinovasi Program Pembangunan Keluarga diberikan kepada Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Terakhir, terdapat lima warga yang menerima bantuan stimulan Rumah Swadaya, diantaranya Karyono Karep (Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang), Jumirah (Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang). Lalu, Sriyanah (Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang), Thamrin (Desa Tajuk, Kec. Getasan Kabupaten Semarang), dan Suwarji (Desa Tajuk, Kec. Getasan Kabupaten Semarang).
Untuk diketahui, Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tahunnya pada 29 Juni untuk pengingat pentingnya peran keluarga dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.
(Agustina Wulandari )