Dari data terbaru itu diketahui jumlah pendaftar jauh lebih sedikit dari beberapa tahun sebelumnya. Mantan Ketua KPK Agus Raharjo menilai sepinya jumlah pendaftar Capim dan Dewas KPK KPK karena kinerja Panitia Seleksi (Pansel). Sebab, Pansel tak melakukan jemput bola terhadap para calon.
"Jadi kalau ini kan keluhannya pendaftarnya kurang ya, itu panselnya harus jemput bola. Zaman saya 226 dianggap kurang. bBanyak orang yang di WA ditelpon termasuk saya. Saya di periode pertama nggak daftar, baru di periode kedua saya daftar itu setelah di WA ‘pak tolong daftar’," ujar Agus, Kamis 11 Juli 2024.
(Arief Setyadi )