JAKARTA - Harta kekayaan Yuliot Tanjung sekarang menarik diketahui. Sosoknya kini masuk kabinet Presiden Joko Widodo setelah resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM baru pada Kamis, 18 Juli 2024.
Bersamaan dengan itu Presiden Jokowi juga melantik dua wakil menteri baru lainnya yakni Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dari Partai Gerindra.
Dilansir dari berbagai sumber pada Jumat (19/7/2024), Okezone telah merangkum harta kekayaan Yuliot Tanjung sekarang, sebagai berikut.
Harta Kekayaan Yuliot Tanjung Sekarang
Mengacu pada E-LHKPN KPK, Yuliot Tanjung melaporkan kekayaannya terkini pada 27 Februari 2023. KPK mencatat, Yuliot memiliki kekayaan bersih senilai Rp11.080.242.713 atau Rp11 miliar lebih. Kekayaan tersebut terdiri dari aset tanah dan bangunan dengan total nilai Rp6.970.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
Tanah dan Bangunan
Tanah seluas 180 m2/70 m2 di KAB / di Bogor (hasil sendiri) senilai Rp900 juta.
Tanah Seluas 44000 m2 di Padang Pariaman (hasil sendiri) Rp900 juta.
Tanah dan Bangunan Seluas 311 m2/112 m2 di Padang Panjang (hasil sendiri) Rp900 juta.
Tanah dan Bangunan Seluas 177 m2/150 m2 di Jakarta Selatan (hasil sendiri) Rp800 juta
Tanah Seluas 224 m2 di Bogor (hasil sendiri) Rp560 juta.
Tanah dan Bangunan Seluas 108 m2/140 m2 di Bekasi (hasil sendiri) Rp580 juta
Tanah dan Bangunan Seluas 239 m2/530 m2 di Bogor (hasil sendiri) Rp1,7 miliar.
Tanah Seluas 232 m2 di Bogor (hasil sendiri) Rp580 juta.
Transportasi dan Mesin
Alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp1.283.000.000 atau Rp1,2 miliar dengan rincian sebagai berikut:
Tranlong Traktor Roda 4 Tahun 2019 (hasil sendiri) Rp100 juta.
Mobil Honda HRV keluaran Tahun 2021 (hasil sendiri) Rp320 juta.
Mobil Toyota Fortuner (hasil sendiri) keluaran Tahun 2022, Rp595 juta.
MOBIL Toyota Raize keluaran Tahun 2022 (hasil sendiri) Rp268 juta.
Kekayaan Lainnya
Adapun harta bergerak lainnya senilai Rp858 juta, harta bergerak lainnya Rp1 miliar, surat berharga Rp954,2 juta, dan harta lainnya Rp15 juta.
Sekilas tentang Yuliot Tanjung
Ir. Yuliot lahir di Padang Panjang, 7 Oktober 1963. Yuliot merupakan lulusan sarjana Produksi Ternak Universitas Andalas dan Magister Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen PPM. Karier Yuliot semasa di Kementerian Investasi/BKPM berawal pada tahun 1988. Setelah bertahun-tahun berkecimpung di ranah investasi, Yuliot kemudian menjabat sebagai Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Utama Kementerian Investasi BKPM.
Pada 2020, Yuliot terpilih menjadi Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal dengan total kepemilikan aset senilai Rp 8.116.865.832. Hartanya kemudian meningkat menjadi Rp 9.239.538.074 pada 2021. Namun, posisi itu justru diduduki Riyatno yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal pada 2020 lalu.
Yuliot terakhir muncul ke publik saat membahas permohonan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang diajukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk tambang batu bara di Kalimantan Timur.
(Khafid Mardiyansyah)