JAKARTA - Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Firman mengungkapkan, kasus kebocoran gas pipa milik PGN di depan kantor Kementerian Kesehatan RI di Jalan HR Rasuna Said, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap operator eskavator proyek penggalian saluran air.
"Akan kita periksa dan dalami kenapa ada kelalaian, cuma nanti itu kita pastikan," kata Firman dalam keterangannya, Jumat (9/8/2024).
Ia pun mengimbau kepada warga sekitar agar menggunakan masker. Pasalnya, belum diketahui masih ada kebocoran atau tidak.
"Ya menggunakan masker, kita enggak tahu masih ada bocoran atau enggak di lokasi ini," pungkasnya.
Sebelumnya, kebocoran gas pipa milik PGN di depan kantor Kementerian Kesehatan RI Jalan HR Rasuna Said Kelurahan Kuningan Timur Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Kebocoran diduga terjadi akibat pekerjaan galian pekerjaan trotoar dan galian saluran air proyek Dinas Binamarga Pemprov DKI Jakarta.
Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Firman mengatakan, peristiwa kebocoran pipa gas tersebut terjadi pada Rabu tanggal 7 Agustus 2024 pukul 16.30 WIB. Kebocoran diduga terjadi akibat dari pekerjaan galian trotoar dan saluran air.
"Kebocoran terjadi akibat pekerjaan galian pekerjaan trotoar dan galian saluran air proyek Dinas Binamarga Pemprov DKI Jakarta," kata Firman.
Peristiwa itu pertama kali terjadi ketika Muhamad Halid (21) yang merupakan operator escavator menggali dengan menggunakan escavator. Sebelum melakukan penggalian, Halid telah bertanya dengan pengawas mengenai lokasi pipa gas apakah berada di lokasi penggalian atau tidak.
"Katanya tidak ada yang ada di tengah trotoar ternyata prediksinya meleset pipa ternyata berada di pinggir galian akibatnya pipa gas terkena eksavator dan mengakibatkan kebocoran gas," jelasnya.
Kemudian sekitar pukul 17.09 WIB Tim Damkar tiba di tempat kejadian perkara dengan menggunakan mobil Damkar sebanyak empat unit. Kemudian pada pukul 17.30 WIB pegawai dari PGN empat personel mulai mengisolasi kebocoran gas dan dapat diatasi pada pukul 18.30 WIB.
"Pegawai PGN dengan memasang squeeze off untuk mengisolasi kebocoran gas. Saat ini sedang dilakukan proses pemotongan pipa yang bocor dan penyambungan kembali dengan pipa yang baru," pungkasnya.
(Awaludin)