Buka Kasundan International Silat Camp 2025 di Garut, Menbud Fadli Zon: Perkenalkan ke Dunia

Rizqa Leony Putri, Jurnalis
Jum'at 08 Agustus 2025 08:59 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuka Kasundan International Silat Camp (KISC) 2025 di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Foto: dok Kemenbud)
Share :

Pembukaan KISC 2025 berlangsung meriah dengan berbagai penampilan pencak silat yang memukau, di antaranya Kasundan Pencak Silat Team sebagai penampil pembuka, kemudian Perguruan Silat Ciung Wanara (Jawa Barat), Perguruan Silat Silek Harimau Minangkabau (Sumatra Barat), Perguruan Silat Tiga Berantai (Jakarta), dan Perguruan Silat Maung Bodas (Jawa Barat).

Pembukaan semakin spesial dengan penampilan dari peserta pencak silat mancanegara (KISC Participants 2025), yang terdiri dari negara Jepang, Singapura, dan Prancis. Talkshow inspiratif yang menghadirkan tokoh silat kawakan Indonesia, yakni Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Arif Rahman (Pendiri Kasundan) turut menjadi rangkaian dari pembukaan KISC 2025. Ketiganya berbagi pengalaman serta pandangan mereka tentang dunia pencak silat di kancah global.

Menbud Fadli menyampaikan apresiasi seluruh tokoh yang terlibat dalam KISC 2025, termasuk seniman dan budayawan dari dalam dan luar negeri. Garut sebagai lokasi kegiatan KISC, menurut Menbud Fadli, merupakan wilayah dengan sejarah budaya yang kaya dan pernah dikunjungi tokoh-tokoh dunia, seperti Nicholas II dari Rusia, Franz Ferdinand dari Austria-Hungaria, dan Charlie Chaplin dari Amerika Serikat.

"Garut ini kaya akan warisan budaya, wisata sejarah, kuliner, hingga religi. Tidak banyak yang tahu bahwa tokoh-tokoh penting dunia pernah singgah di sini," katanya.

Ditandai dengan pemukulan gong oleh Menbud Fadli, KISC 2025 resmi dibuka. Pembukaan KISC 2025 turut dihadiri oleh banyak tokoh, antara lain Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat; Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard; Sekretaris Jenderal PB IPSI, Teddy Suratmadji; Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin; dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra. 

Turut mendampingi Menbud Fadli, dari jajaran Kementerian Kebudayaan hadir Staf Khusus Menteri Bidang Protokol dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Warisan Budaya, I Made Dharma Suteja, Direktur Promosi Kebudayaan, Undri; dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX, Retno Raswaty. 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya