ACEH TAMIANG - Seorang bayi berusia dua minggu yang lahir dengan cedera persalinan patah tulang bahu dan ibunya dievakuasi ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan untuk dirawat secara maksimal. Keduanya dievakuasi oleh relawan yang berkolaborasi dengan pemerintah.
Ibu dan bayi itu sebelumnya dilaporkan tinggal di pengungsian di Desa Rongoh, Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh yang terletak di perkebunan sawit bersama sekitar 40 pengungsi lainnya.
Situasi tersebut langsung mendapat perhatian relawan kemanusiaan sekaligus Tim Pakar Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Hidayat.
Mereka mendatangi lokasi pengungsian dan memeriksa kondisi ibu dan bayi. Saat dicek, selain bayi patah tulang, sang ibu ternyata mengalami kadar hemoglobin rendah dan perlu ditransfusi darah. Adapun diketahui sang ibu dan bayi sebelumnya sudah mendapatkan perawatan di RS.
Hidayat dan relawan kemudian membawa bayi dan ibunya ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan menggunakan ambulans dari Puskesmas Aceh Tamiang.
“Proses evakuasi dilakukan sejak pagi hingga pukul 20.00 WIB. Semoga anak ini tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan bermanfaat,” ujar Hidayat, Jumat (2/1/2026).
Namun sebelum evakuasi dilakukan, Hidayat menghubungi pihak rumah sakit untuk memastikan kesiapan penanganan medis. Direktur RS Adam Malik, dr. Zainal kemudian memberikan atensi atas kondisi tersebut.