Virus Nipah Merebak di India, Sejumlah Negara Asia Perketat Bandara

Awaludin, Jurnalis
Rabu 28 Januari 2026 06:25 WIB
Virus Nipah merebak di India (Foto: EPA)
Share :

Virus ini dikenal memiliki tingkat kematian yang tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk mengobati infeksi virus Nipah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan virus Nipah ke dalam daftar sepuluh penyakit prioritas global, bersama dengan Covid-19 dan Zika, karena potensi wabah dan dampaknya yang serius terhadap kesehatan masyarakat.

Masa inkubasi virus Nipah berkisar antara empat hingga 14 hari. Gejala awal umumnya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan sakit tenggorokan. Pada sebagian pasien, kondisi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan, perubahan kesadaran, hingga pneumonia.

Dalam kasus yang parah, infeksi virus Nipah dapat menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak yang berpotensi fatal. Meski demikian, ada pula kasus di mana penderita tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Pemerintah di berbagai negara Asia diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan, terutama di pintu masuk internasional, guna mencegah penyebaran virus lintas negara.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya