BRIN Luncurkan IDSD 2025, Instrumen Strategis Dongkrak Daya Saing Daerah

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 24 Februari 2026 15:13 WIB
BRIN (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi meluncurkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025, sebagai instrumen strategis berbasis data untuk memperkuat peran daerah dalam menopang daya saing nasional yang produktif dan inklusif. Peluncuran digelar pada Selasa (24/2/2026) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ. Habibie, Jakarta Pusat.

Kepala BRIN, Arif Satria menegaskan, bahwa penguatan daya saing daerah merupakan fondasi utama dalam membangun daya saing nasional.

"Dalam sistem ekonomi yang terdesentralisasi, kinerja nasional sesungguhnya adalah agregasi dari kinerja daerah. Karena itu, penguatan produktivitas dan inovasi di tingkat provinsi serta kabupaten/kota menjadi sangat krusial," ujar Arif, Selasa (24/2/2026).

Menurut Arif, IDSD 2025 hadir sebagai instrumen pengukuran yang komprehensif dan berbasis data untuk memetakan kapasitas daya saing daerah. Indeks ini tidak hanya menilai keunggulan komparatif, tetapi juga mendorong pembentukan keunggulan kompetitif melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Ia menjelaskan, daerah yang berdaya saing adalah daerah yang mampu menciptakan lingkungan kondusif bagi peningkatan produktivitas jangka panjang, mulai dari kualitas sumber daya manusia, iklim usaha, infrastruktur, tata kelola kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi dan inovasi sebagai penggerak transformasi ekonomi.

“IDSD 2025 kami susun sebagai rujukan objektif dan sistematis untuk membantu pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Dengan data yang akurat, arah pembangunan bisa lebih terukur dan efektif,” jelasnya.

 

Selaras dengan RKP 2026

Peluncuran IDSD 2025 menjadi momentum penting dalam menyelaraskan agenda pembangunan daerah dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, yakni “Kedaulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif”. Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,3 persen disebut akan sangat bergantung pada kontribusi serta ketahanan ekonomi daerah.

BRIN juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah agar kebijakan pembangunan tidak berjalan secara parsial.

“Penguatan daya saing daerah tidak bisa dilakukan secara sektoral. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor agar kebijakan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegas Arif.

Hadirkan Menteri hingga Kepala Daerah

Rilis IDSD 2025 turut menghadirkan sejumlah pembicara kunci, antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian (dalam konfirmasi), serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.

Ketiganya menyampaikan keynote speech yang menekankan pentingnya sinergi pusat-daerah, tata kelola pemerintahan yang efektif, serta optimalisasi data dalam perencanaan pembangunan berbasis bukti.

 

Selain itu, hadir pula sejumlah kepala daerah, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo (dalam konfirmasi), Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Mereka membagikan praktik baik dalam penguatan daya saing wilayah, mulai dari penciptaan iklim ekonomi yang kondusif, penguatan ekosistem inovasi daerah, hingga pengembangan sumber daya manusia sebagai penggerak produktivitas.

Forum Strategis 38 Provinsi

Peluncuran IDSD 2025 mengundang para gubernur dari 38 provinsi, perwakilan bupati dari 40 kabupaten, serta wali kota dari 20 kota. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog strategis untuk membahas dinamika dan tantangan daya saing wilayah secara terbuka dan konstruktif.

Melalui IDSD 2025, BRIN menegaskan komitmennya dalam menyediakan dasar ilmiah dan data kredibel untuk mendukung transformasi ekonomi nasional.

“Daya saing nasional yang kuat lahir dari daerah-daerah yang tangguh, inovatif, dan inklusif. IDSD adalah kompas bersama untuk menuju Indonesia yang lebih produktif dan berdaya saing global,” tutup Arif.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya